Diganti di Moskow, Pelatih Juventus Sarri: Ronaldo Marah

0 Komentar

Cristiano Ronaldo dan Maurizio Sarri/Getty Images

FAJAR.CO.ID, MOSKOW—Cristiano Ronaldo tampak menunjukkan raut wajah kecewa ketika ditarik keluar di menit ke-81 oleh pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Pasca laga, Sarri pun memberi penjelasan tentang alasan wajah berkerut CR7.

“Ronaldo marah karena dia mengalami cedera lutut kecil dan ini menciptakan masalah pada paha. Saya menggantikannya hanya karena saya khawatir dia bisa memperburuk cederanya,” ungkap Sarri seperti dikutip dari situs resmi UEFA.

Selain Ronaldo, ia mengomentari penampiln sang pahlawan, Douglas Costa. “Douglas Costa dapat bermain di posisi tengah tepat di belakang penyerang. Ia kembali ke kondisi terbaik setelah cedera tetapi ia memiliki kualitas yang cukup untuk bermain di mana saja di lapangan,” ujarnya.


Pada pertandingan yang berlangsung di Lokomotiv Stadium, Kamis dinihari, Juventus hanya butuh empat menit untuk menjebol gawang tuan rumah. Diawali pelanggaran di sisi kiri, tendangan bebas Cristiano Ronaldo tidak mampu diantisipasi dengan baik kiper Lokomotiv, Guilherme. Bola yang memantul di depannya lepas dari tangkapannya yang tinggal dicocor Aaron Ramsey ke dalam gawang.

Namun tuan rumah bereaksi cepat. Di menit ke-12, Aleksey Miranchuk mampu mencetak gol balasan. Bermula dari umpan silang yang ditanduknya, bola mengenai tiang gawang. Bola pantul itu kemudian disambar kembali oleh Miranchuk untuk menaklukkan Wojciech Szczesny.

Kemenangan Juve ditentukan pemain pengganti, Douglas Costa di injury time babak kedua. Diawali pergerakan di sisi kiri, Costa menerebos hingga ke kotak penalti dan melakukan kerja sama satu-dua dengan Higuain sebelum menaklukkan penjaga gawang.

Dengan kemenangan 2-1 ini, Juventus kini mengoleksi poin 10 dan memuncaki klasemen Grup D. Sementara Lokomotiv tertahan di posisi ketiga dengan poin tiga. Karena hanya dua laga tersisa, praktis Juve sudah mengunci tiket fase knockout. (amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...