Golkar Mantap Usung Indah, Thoriq Husler, dan Basli Ali

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Bupati Lutra, Indah Putri Indriani dipastikan diusung Partai Golkar di pilkada 2020 mendatang. Selain Indah, Bupati Lutim, Throriq Husler dan Bupati Selayar, Basli Ali juga akan mengendarai beringin.

Namun, Indah punya keinginan khusus pada parpol pengusungnya. Indah tak ingin didikte dalam menentukan pendampingnya untuk bertarung di Lutra. Dia berharap diberikan kewenangan penuh untuk mengambil figur yang tepat bersama dia.

Alasannya, posisi wakil bupati harus benar-benar diambil dari orang yang secara pribadi memang menginginkan tempat itu. Bukan, memaksakan figur yang secara psikologi justru mengincar kursi kosong satu (bupati).

“Karena tentu persepsinya akan berbeda, orang yang siap jadi bupati kayaknya agak sulit untuk menyesuaikan diri jadi wakil bupati,” tutur mantan ketua Gerindra Lutra itu.

Selain itu, dia mengaku, ada hal yang harus dipertimbangkan untuk memilih seorang wakil. Sebab, jika tak siap di posisi tersebut, apalagi kalau terkesan dipaksakan, maka kemungkinan besar sulit bekerja sama di pemerintahan.

Sejauh ini, Suaib Mansyur disebut sebut salah satu figur yang akan mendapingin Indah nantinya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Lutra itu juga telah menjalani tes wawancara di DPD I Golkar Sulsel.

Ketua Tim Penjaringan Bakal Calon DPD I Golkar Sulsel, Kadir Halid menjelaskan, khusus Lutra, memang Indah tidak ada pesaing, sebab dari lima kandidat, hanya Indah yang mengikuti proses sampai ke tingkat provinsi.

Selain itu, Golkar ingin merebut Lutra setelah tak pernah menang di daerah tersebut sejak terbentuk 20 tahun silam. Suaminya (M Fauzi) kan Ketua Golkar Lutra, tentu pertimbangan itu juga,” bebernya.

Tak hanya itu, Indah dianggap punya besar kans bertarung dengan Wakil Bupati Lutra yang juga Ketua Nasdem Lutra, Thahar Rum. “Elektabilitas Indah sudah mencapai 59 persen lebih, wakil bupati masih sekitar 15 persen,” ungkap ketua Bappilu DPD I Golkar Sulsel itu.

Pada tiga daerah yang sudah memastikan usungannya itu, Golkar memiliki kursi signifikan dan tak perlu berkoalisi untuk mengajukan pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Terpisah bakal calon bupati Selayar Basli Ali, yang juga merupakan ketua DPD II Golkar Selayar mengungkapkan, sudah selayaknya Golkar mengsung kader kader yang punya potensi besar. “Selain itu tentu kontribusi kader terhadap partai nantinya tidak diragukan lagi,” tegasnya. (byu)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...