Nasir Djamil Apresiasi Bareskrim Berhasil Ringkus Sumarto Gosal Dkk

Tim dari Bareskrim.

Cara para pelaku melakukan kejahatan yakni dengan cara mengajukan kredit pembiayaan 7 kontrak proyek PT Pertamina kepada Bank Permata dan selanjutnya dilakukan pencairan kredit pada bulan Desember 2013 hingga Mei 2015 sebanyak 61 kali sejumlah Rp 892.062.287.312 Miliar.

Namun pembayaran kewajiban mulai macet pada tahun 2017, sehingga Bank Permata mulai curiga dan pada akhir tahun 2017 Bank Permata meminta konfirmasi kepada PT Pertamina dan direspon oleh PT Pertamina, bahwa ketujuh kontrak proyek PT Pertamina yang diajukan oleh PT MJPL untuk dibiayai kreditnya oleh Bank Permata adalah

palsu/fiktif/bodong.

Setelah mengetahui adanya kepalsuan atas 7 kontrak proyek PT Pertamina tersebut dan kredit fiktif yang telah dicairkan senilai total Rp892.062.287.312, maka Bank Permata melaporkan Pengurus PT MJPL termasuk Pihak Supplier PT MJPL ke Bareskrim atas dugaan tindak pidana penipuan, pemalsuan (surat, akta dan jaminan fidusia), pencucian uang berdasarkan Laporan Polisi No.Pol: LP/115/I/2018/Bareskrim tertanggal 24 Januari 2018, yang ditangani oleh Subdit V Jatanwil Direktorat Tipidum Bareskrim Polri.

Setelah dilakukan proses penyidikan atas laporan pidana yang diajukan oleh Bank Permata maka pada bulan Desember 2018, Penyidik telah menetapkan ketiga Pengurus PT MJPL sebagai Tersangka yaitu SG alias Sumarto Gosal, S alias Silvia dan TJ alias The Johnny.

Ketiga orang tersebut merupakan pengusaha terpandang di Makassar, The Johnny dan Silvia adalah suami istri, sedangkan Sumarto Gosal adalah adik dari The Johnny.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Muhammad Nursam


Comment

Loading...