Pembalap Asal Bulukumba, Andi Gilang Membalap Semusim Penuh di GP Moto2 2020

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pembinaan balap berjenjang yang dilakukan PT Astra Honda Motor (AHM) terus menunjukkan prestasi membanggakan. Salah satu pembalap binaan Astra Honda Racing Team, Andi Farid Izdihar, akan menjadi wakil Indonesia di Grand Prix (GP) Moto2 semusim penuh pada 2020 mendatang, bergabung bersama Honda Team Asia (HTA).

Pria yang akrab disapa, Andi Gilang itu dipilih sebagai pembalap andalan HTA mewakili bakat-bakat balap terbaik para pebalap di belahan bumi Asia.

Bersama pebalap asal Thailand, Somkiat Chantra, Andi akan berjuang tak hanya membawa kebanggaan untuk negara masing-masing, tetapi juga mengemban misi untuk mengukir prestasi sebagai bintang dari Asia.

Deputy GM Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya mengatakan, pencapaian Andi Gilang menembus kancah balap dunia menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan program penjenjangan balapan terstruktur yang dilakukan perusahaan, demi mencetak prestasi yang membawa harum bangsa Indonesia.

”Selamat untuk Andi Gilang, lulusan pertama AHRS yang mampu menembus balap Grand Prix. Usaha keras dan tekad kuat dari semua pihak membuahkan hasil yang baik. Semoga Andi Gilang mampu konsisten, berjuang dengan mental juara hingga menginspirasi pebalap Indonesia lainnya untuk mencapai mimpi berlaga di kancah dunia,” ucap Andy, Kamis (7/11).

Kesempatan emas berlaga di GP Moto2 semusim penuh akan dimanfaatkan Andi Gilang sebagai salah satu tangga untuk mencapai mimpi tertinggi, yakni berlaga di ajang paling bergengsi, MotoGP. Andi sadar, bahwa perjuangan di level lebih tinggi tidak akan mudah.

”Alhamdulillah, saya bersyukur dan sangat termotivasi. Saya pasti akan selalu berusaha memberikan yang terbaik pada pengalaman berlomba semusim penuh di GP Moto2. Sebisa mungkin saya berupaya meraih poin, sembari berlatih sebaik mungkin,” kata Andi.

Pada tahun pertamanya di GP Moto2, Andi menargetkan cepat beradaptasi dan memberikan performa terbaiknya untuk mencetak banyak poin untuk memberi kebanggaan untuk Indonesia.

Saat ini, Andi berkonsentrasi menyelesaikan musim balap Asia Road Racing Championship kelas Supersport 600, dan masih berjuang dengan bertengger di posisi ke-5 klasemen. Juli lalu, dia juga ikut berlaga di ajang bergengsi, Suzuka 8 Hours Endurance World Championship.

Di ajang CEV Moto2 World Championship, Andi sudah melahap tiga seri melalui wildcard dengan hasil yang tidak mengecewakan, yakni di Catalunya, Jerez, dan Albacete. Wildcard Andi tersisa satu untuk digunakan pada seri terakhir di Valencia, November 2019.

Dia juga sudah pernah mencicipi atmosfer ketat balapan kelas dunia saat menggantikan Dimas Ekky Pratama di Honda Team Asia pada GP Moto2 2019 di sirkuit Misano, Italia. (tam/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...