Turbinaria Berkhasiat Cegah Karies Gigi dan Bau Mulut? Ini Penelitiannya

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID-- Kandungan alginat dari Turbinaria mampu menghambat pertumbuhan karies gigi. Juga mencegah bau mulut.

Sekilas, bentuknya mirip tanaman bonsai. Bila diperhatikan lebih seksama, menyerupai karang lunak. Bentuknya kaku. Antara daun dan batang tak dapat dibedakan.

Tanaman laut bernama latin Turbinaria sp ini memiliki senyawa antibakteri yang sangat baik. Utamanya bakteri di dalam mulut, seperti Pseudomonas sp, Staphylococcus aureus, Vibrio, E coli, dan Staphylococcus mutan.

Dosen Biologi Unhas, Zaraswati Dwiyana menjelaskan, kandungan alginat dan iodin pada Turbinaria sangat baik digunakan sebagai antibakteri.

Beberapa pengujian menunjukkan senyawa alginat mampu mengambat perkembangan bakteri Staphylococcus mutan (penyebab karies gigi). Senyawa tersebut dapat memecahkan dinding sel bakteri (lisis).

Alginat yang terkandung dalam Turbinaria tidak mengandung racun. Beberapa negara maju menggunakannya pada industri makanan dan obat-obatan.

Senyawa ini berasal dari getah selaput (membran mucilage) dari alga cokelat Phaeophyceae. "Sekarang banyak peneliti yang melirik Turbinaria. Dahulu hanya dibiarkan saja. Padahal, jumlahnya banyak sekali," kata Zaraswati Dwiyana, Selasa 5 November.

Peneliti di Pusat Unggulan Ipteks Pengembangan dan Pemanfaatan Rumput Laut (PUI-P2RL) Unhas ini menuturkan, untuk mendapatkan manfaat dari Turbinaria, bisa dilakukan secara manual. Yakni membuatnya menjadi tepung.

Turbinaria yang diambil di karang atau pasir laut langsung dibersihkan, kemudian dikeringkan. Setelah kering, dihaluskan menjadi tepung. Tepung ini yang digunakan untuk bahan dasar kumur-kumur atau bahan tambahan pasta gigi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan