Gubernur Bilang YOSS Bisa Dipidana, Hasan: Silakan Dibuktikan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Sengketa pengelolaan Stadion Mattoanging masih berlanjut. Pemprov menyebut YOSS bisa dipidana.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan tidak ada alasan bagi Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) untuk menolak meninggalkan Stadion Mattoanging. Apalagi, pemprov terbuka untuk diskusi. Namun, YOSS disebutnya tidak pernah mau membuka komunikasi.

"Kita harus bicara, ketemu. Saya juga akan pertanyakan apa kontribusinya kepada pemprov selama menjadi pengelola stadion," ungkapnya, Kamis, 7 November.

Nurdin mengaku khawatir bila sengketa ini sudah masuk ke ranah hukum. Kontribusi YOSS kepada pemprov selama ini tidak ada.

Fakta ini bisa menjadi temuan dan masuk pidana. Apalagi bila Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) dan kejaksaan sudah turun.

"Itu bisa pidana. Kalau APIP turun pasti temuan. Itu kan aset negara kemudian dibisniskan. Ada profit tetapi tidak pernah berkontribusi ke pemprov," bebernya.

Nurdin menegaskan, pemprov siap menghadapi gugatan di PTUN. Pemprov punya bukti kepemilikan, sehingga Nurdin meminta YOSS tak perlu ngotot. Apalagi, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) sudah mencabut kuasa YOSS sebagai pengelola stadion.

"Jangan karena bersengketa, YOSS mau melarang-larang pemprov beraktivitas. Tidaklah, aktivitas tetap akan jalan," tegasnya.

Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani mengatakan, gugatan YOSS ke PTUN justru lebih bagus untuk segera menuntaskan permasalahan Stadion Mattoanging. Menurutnya, perlu ada pihak ketiga untuk menguji dua pihak yang berseteru. Salah satunya diuji lewat jalur hukum.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...