Jemaah Tarekat Ta’jul Khalwatiyah Demo Tuntut Maha Guru Puang La’lang Dibebaskan

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA — Ratusan Jemaah Puang La’lang menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Gowa, Jumat, 8 November. Aksi itupun menyebabkan macet di sekitar Mapolres Gowa dan Museum Balla Lompoa.

Mereka menuntut penangguhan penahanan kepada Pimpinan Tarekat Ta’Jul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa, yang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka penistaan agama, penyebaran aliran sesat, penipuan, penggelapan, pencucian uang, pencatatan nikah, talak dan rujuk.

Pasca melakukan orasi dengan tuntutan penangguhan penahanan terhadap PL alias Maha Guru, 5 perwakilan dari pihak Tarekat Ta’jul Khalwatiyah Syech Yusuf diterima langsung oleh Wakapolres Gowa.

Dalam pertemuan yang digelar pada tersebut di ruang kerja Wakapolres Gowa, seluruh harapan dan tuntutan dari perwakilan pengunjuk rasa diakomodir dan dijawab dengan tegas oleh Wakapolres Gowa.

Wakapolres Gowa Kompol Muh Fajri mengatakan, tentang permohonan penangguhan penahanan terhadap tersangka PL alias Maha Guru tidak dapat dilakukan, karena sejak tanggal 24 oktober 2019 yang lalu Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga telah dimutasi ke Mabes Polri, dan untuk kebijakan lanjut akan diambil oleh kapolres yang baru.

Tuntutan agar berkas perkara segera dilimpahkan ke JPU, wakapolres pun menjawab bahwa Polres Gowa akan profesional dan sesegera mungkin dapat melimpahkan berkas perkara ke JPU.

Setelah seluruh tuntutan dijawab kemudian perwakilan dari Tarekat Ta’jul Khalwatiyah Syekh Yusuf Gowa lalu meninggalkan ruang kerja Wakapolres Gowa.

“Semua tuntutan dari perwakilan dari pengunjuk rasa sudah kami jelaskan, dan berharap mereka tetap patuh dan taat pada prosedur hukum yang berlaku,” ungkapnya. (ica/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...