Nikmati Beragam Kuliner dan Hiburan di Tallo Art Festival

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tallo Art Festival resmi dimulai di kawasan makam Raja-raja Tallo, Kamis, 7 November. Ajang yang berlangsung hingga 9 November ini dimeriahkan beberapa kegiatan.

Tallo Art Festival ini mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti Wings, Honda, Madu Tj, Vitalong, Alfamidi, Cleo, Yuzu, Mamaya v Natural, Menses, Pizza Ria Cafe, Cat Emco, Benteng Mart, hingga Harian FAJAR sebagai media partnert.

Salah seorang panitia, Sukri mengatakan, kegiatan ini menyajikan pentas budaya dan lomba lagu daerah. Di malam pertama, belasan peserta lagu daerah tampil dengan kebolehan masing-masing. Kegiatan lain seperti Lomba Bakul Maulid, Sepeda Sehat, games, lomba UKM, dan lainnya.

Selain dihibur dengan pentas budaya dan lagu daerah, para pengunjung juga bisa menikmati beragam kuliner rumahan dan atau home industri. Puluhan tenant memang disiapkan panitia khusus untuk menyajikan kuliner dari semua kelurahan di Kecamatan Tallo.

Beberapa pengusaha kuliner yang ambil bagian seperti Roti Maryam, Bandeng Lestari, Bakudapa, H3U, Aisy Salad (Salad Buah & Sop Buah), Syifa, dan sejumlah brand lainnya.

Selain itu, juga ada lomba mengecat tembok. Tidak heran, wilayah Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo makin keren. Tembok lorong di sekitar Makam Raja-raja Tallo penuh gambar mural

Jalan-jalan lah ke lorong-lorong di Kelurahan Tallo. Nikmati karya seniman mural. Dinding sepanjang 123 meter sarat cerita dan makna.

Detail garis bersambung menjadi satu. Jadi karya bertema kebudayaan dan seni. Ada gambar topi Sultan Hasanuddin dan perahu pinisi menyambut pertama kali saat melihatnya.

Salah seorang pelukis mural dari Universitas Negeri Makassar, Elin Kahar mengatakan, kreativitas ini mendukung komunitas untuk menuangkan idenya.

“Kami sudah disampaikan mengenai temanya, sehingga persiapan dimulai dari desain dahulu kemudian membuat ilustrasi,” tuturnya.

Lurah Tallo, Andi Muh Adri mengatakan, ada 60 seniman mural yang ikut lomba. Mereka dibagi menjadi 20 tim. Harus menyelesaikan gambar mural yang mengangkat tema budaya di Sulsel.

Kata Adri, lorong memang membutuhkan kreativitas seperti itu. Apalagi di dekat makam raja-raja, menjadi jalan alternatif dan sering dikunjungi wisatawan.

“Tak hanya lomba mural. Tallo Art Festival juga menyuguhkan pentas budaya dan lomba lagu daerah oleh Basoka Musik,” ucapnya. (wis/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...