Pengusaha SPBU yang Gugat Orang Tua Beralasan Ingin Pertahankan Nilai Sejarah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, PAREPARE – Kasus anak gugat ayah kandung saat ini masih bergulir di Pengadilan Negeri Parepare. Kasus perdata ini terkait sengketa SPBU di Soreang.

Berbagai tanggapan pun bermunculan. Ada yang menghujat, adapula yang bahkan mendukung apa yang sebenarnya diperjuangkan kedua anak lelaki Mukti Rachim (82) itu.

Kedua anak yang dimaksud ini adalah si-Ibrahim bersama dengan kakak kedua tertuanya, Mukhtar Mukti. Yang kini sudah dicap sebagai anak durhaka oleh ayah kandungnya itu (Mukti Rachim).

Mukhtar Mukti pun mulai menjelaskan alasan kenapa dia mendorong adiknya itu tetap kukuh agar menggugat di Pengadilan Negeri Parepare. Sebab, menurutnya hanya dengan jalan itu. SPBU tersebut bisa diselamatkan.

“Jadi sebenarnya, kenapa ada gugatan karena kami anak lelaki H Mukti Rachim sangat tidak sepakat kalau SPBU itu dijual, dan karena tak sepakat inilah mulai muncullah berbagai riak dari saudara perempuan kami,” ujarnya.

Alasan agar tetap dipertahankan ini adalah karena, Muktar juga Ibrahim menilai SPBU tersebut punya nilai sejarah yang tak bisa dinilai dengan uang. Asal usul sejarah mengapa sampai bisa sukses dalam hal materi ada pada SPBU itu.

“Jadi kenapa kami tetap ngotot dan harus menempuh jalur hukum karena kami ini anak laki-laki bapak, sangatlah tak ingin jejak asal usul kami anak-anaknya terhapus begitu saja. Agar kelak pula cucunya bapak (Mukti Rachim) tahu bahwa dari sinilah kenapa ayah ibu kalian ini bisa sukses dan bisa menikmati sekolah,” terangnya

“Begitu pula dengan saudara-saudara saya semua. Agar tak lupa bahwa kita ini semua awalnya makan dan bisa berkembang hingga bisa seperti ini,” sambungnya.

“Yah, itulah kenapa kami SPBU di Soreang jangan dijual. Agar nilai sejarahnya tak hilang. Karena kalau sudah berpindah tangan. Pasti itu sudah hilang. Apalagi sebenarnya di SPBU ini pula lah sebenarnya tempat kuliah anak-anak Mukti Rachim,” tutupnya. (sua/fajar) 

===

SPBU Soreang Parepare yang disengketakan kedua anak lelaki Mukti Rachim. 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...