Pipa Jargas Tidak Aman, Dewan Ancam Melapor ke Kementerian ESDM

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — DPRD Kabupaten Wajo kekeh menilai Standar Operasional Prosedur (SOP) pembangunan Jaringan Gas (Jargas) 2019 di Kabupaten Wajo tidak aman. Bahkan dewan siap melaport hal itu ke Kementrian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Hal tersebut kembali diungkapkan oleh anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Asri Jaya A.Latief. Menurut dia, semestinya penimbunan jaringan pipa Jargas menggunakan pasti dan flat beton untuk menutupi pipa.

Namun, timbunan pada proyek penambahan 2.000 Sambungan Rumah Tangga (SRT), yang dilakukan oleh KSO Sucofindo EPICI memakai tanah dan permukaannya seperti semula saat dibongkar.

“Makanya akan kami sampaikan ke Kementerian ESDM dan menayangkan bagaimana memang spesifikasinya,” ujarnya kemarin.

Sebab, kata dia, spesifikasi penimbunan jaringan pipa Jargas sekarang ini, tidak jauh berbeda dengan pemasangan Jargas 4.000 SRT lima tahun lalu.

“Jangan sampai terulang sama dengan pemasangan Jargas sebelumnya, yang tidak safety dan banyak masalah. Terjadi kebocoran pipa gas,” tuturnya.

Pejabat Pembuatan Komitmen (PPK) Pembangunan Jargas Wajo 2019, Arjoni Pandra menyampaikan, sudah sangat ketak dalam aturan dan untuk rekondisi dilakukan sesuai rona awal. Olehnya itu, ia berharap kepada dewan untuk membantu mengawal proyek strategis nasional tersebut.

“Jika ada terdapat seperti dikatakan oleh anggota dewan. Maka mohon untuk dilaporkan kepada saya. Supaya kami bisa perintahkan kontraktor langsung memperbaikinya,” pintanya.

Soal ancaman dewan melapor ke Kementerian ESDM. Ia memilih untuk tidak berkomentar, pesan via WhatsApp yang dikirim tidak ditanggapi. (adv/man)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...