Warga Alu Akhirnya Nikmati Jembatan yang Sudah Dinanti Puluhan Tahun

0 Komentar

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, saat meresmikan jembatan.

FAJAR.CO.ID, POLMAN — Warga Kecamatan Alu turut bersuka cita atas diresmikannya jembatan Limbong Kaiyyang, Sungai Mandar, Kabupaten Polman, Jumat, 8 November 2019.

Peresmian yang ditandai pengguntingan pita oleh Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, itu disambut tepuk tangan meriah oleh warga setempat.

Tokoh Masyarakat Kecamatan Alu, Rahim, yang mewakili masyarakat setempat berterima kasih atas perhatian pemerintah selama ini. Pasalnya, jembatan yang sudah dinantikan berpuluh-puluh tahun itu akhirnya terwujud.

“Selama puluhan tahun sebelum jembatan itu terbangun, masyarakat menyeberangi Sungai Mandar menggunakan rakit bambu,” katanya.

Dia berharap jembatan ini digunakan dengan lancar dan baik oleh warga sekitar dan akhirnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. “Jadi kami sangat bersyukur. Utamanya warga Desa Pao-pao dan Alu. Terima kasih atas dukungan pemerintah,” ucapnya.

Gubernur Sulawesi Barat H Ali Baal Masdar (ABM) mengatakan jembatan tersebut sebenarnya mulai dirintis sejak ia menjabat sebagai bupati pada periode kedua di Polman.

“Dulu hanya kita bangun biasa menggunakan beton kita dijanjikan oleh pusat untuk rangka baja. Tapi lambat datangnya sehingga saat datang banjir tiang pancangnya hanyut,” kata dia.

Di zaman Gubernur H Anwar Adnan Saleh juga mulai dikerjakan kembali namun tidak selesai. Baru di masa pemerintahannya ini kembali dilanjutkan pembangunannya.

“Alhamdulillah hari ini sudah selesai. Ini kita bangun untuk menghubungkan akses antara daerah-daerah yang ada di Polman. Jadi sudah bisa sampai ke Piriang Tapiko, Tibung. Bahkan tembus ke Somba Majene,” katanya.

Ali Baal berharap, jembatan ini bisa dilalui untuk distribusi bahan-bahan pokok ke kota. Sehingga kebutuhan bahan pokok tidak lagi didominasi dari Wonomulyo. “Akhirnya bahan pokok dari sini juga masuk kota, seperti dari Tu’bi juga lari ke Tinambung, Limboro dan Alu,” katanya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sulbar, Muh Aksan mengatakan, jembatan tersebut dibangun menggunakan APBD Sulbar 2018 sebesar Rp20 miliar.

“Jadi ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU). Ini betul-betul niat pemerintah untuk membangun jembatan ini,” kata Muh Aksan.

Jembatan tersebut dibangun menggunakan rangka baja. Dengan kualitas beton K-300. Spesifikasinya sama dengan jalan nasional. Kendaraan apapun itu bisa masuk. (rul)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...