Hamil Setelah Sekian Lama Menikah, Siti Nurhaliza Berbagi 3 Tips

FAJAR.CO.ID, MALAYSIA– Sekian lama menikah namun belum juga diberikan keturunan, memang membuat sebagian pasangan suami istri merasa cemas dan sedih. Tak heran, jika segala cara dilakukan guna mendapatkan keturunan. Mulai dari perawatan tradisional maupun modern yang melibatkan ilmu kedokteran seperti In Vitro Fertilization (IVF) atau yang dikenal metode bayi tabung.

Terkait program bayi tabung, penyanyi Malaysia, Siti Nurhaliza, pun bersedia membagikan beberapa tips saat dirinya menjalani proses IVF. Bagi Siti Nurhaliza, saat menjalani proses bayi tabung diperlukan keseimbangan yang baik antara kesehatan fisik dan mental.

Sebab, meski tingkat keberhasilan bayi tabung sangat tinggi, kemungkinan gagal tetap ada. Sehingga, selain kesehatan fisik baik, mental harus dipersiapkan untyk menerima segala hasil dari IVF.

“Pastikan diri kita memang benar-benar bersedia,” ucap Siti beberapa waktu lalu di Malaysia.

Saat menjalani program bayi tabung di usianya yang ke 38 tahun, Siti memang melakukan beberapa langkah agar IVF bisa berhasil. Berikut 3 persiapan Siti Nurhaliza saat mengikuti bayi tabung yang berhasil dirangkum JawaPos.com.

Sadari Kesehatan Diri

Pertama yang harus dilakukan sebelum memulai program bayi tabung adalah mengetahui kesehatan diri sendiri. Sebab, ungkap Siti, jika ada masalah kesuburan harus diselesaikan terlebih dulu.

“Kalau kita ada problem, kita coba IVF pun dia nanti mengganggu rawatan. Kalau saya waktu itu tak ada apa-apa, hanya saja dinding rahim saya kurang tebal, itu ajalah,” ujar Siti.

Istirahat dengan Cukup

Selain jauhkan diri dari stres, istirahat yang cukup sangat penting ketika ingin melakukan program bayi tabung. Dari pengalaman Siti Nurhaliza, ia pernah tetap bekerja saat mencoba IVF hingga yang keempat kalinya dan hasilnya tidak maksimal.

Untuk itu, saat mencoba IVF yang kelima, ia memutuskan untuk berhenti bekerja selama 4 bulan. “Selepas itu saya bilang pada managemen, saya tak mau ambil show, ini perkuangan yang betul-betul limit, saya stop semuanyaa selama 4 bulan,” sambung Siti.

Persiapkan Mental

Seperti yang sudah dikemukakan Siti, kalau IVF bisa saja mengalami kegagalan. Untuk itu, pasangan suami istri harus siap dengan hasil apapun. Siti sendiri sudah mengalami hasil IVF yang negatif sebanyak 4 kali. Namun, ia tetap berusaha sambil menjaga mentalnya agar tidak down.

“Harus terbuka dengan keputusan. Ada yang positif, ada yang negatif, memang sedih. Saya akui ada perempuan yang baru pertama coba lalu negatif, lalu dia tak mau buat lagi, jgn putus asa,” tukasnya. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...