Bandar Narkoba Upah Anak di Bawah Umur Rp200 Ribu Jadi Kurir

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pengedar narkoba cari aman. Mereka memanfaatkan siswa untuk mengantar paket narkoba. Upahnya Rp200 ribu.

Aparat Kepolisian Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar mengendus transaksi terlarang ini. Polisi mengamankan pelaku bernama Akbar (24) dan istrinya, Nur Susil Susanti Dg Taya (25).

Di hadapan polisi, Akbar mengaku telah mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu sejak tiga bulan lalu, dengan memanfaatkan anak di bawah umur sebagai kurir. Upahnya Rp200 ribu.

"Pelaku sengaja memanfaatkan anak di bawah umur untuk cari aman. Sekarang, kasusnya sedang kita kembangkan," kata Kasat Narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika, Minggu, 10 November.

Salah seorang kurirnya, seorang siswa SMA berinisial MF (16). "Mereka diamankan Tim Hiu di rumah kos-kosan Jalan Bontoduri, Kelurahan Bontoduri Kecamatan Tamalate, Sabtu, 9 November)," ujarnya.

Tim menemukan barang bukti satu paket plastik besar berisi sabu-sabu dengan berat sekitar 25 gram, satu buah alat isap atau bong lengkap dengan pirex kaca.

"Termasuk empat sachet plastik kecil kosong, dua sachet plastik besar kosong, dan satu korek api. Termasuk mengamankan unit telepon genggam berwarna merah," ungkap Diari.

Pasutri itu lanjutnya, mengaku menerima sabu-sabu dari lelaki berinisial IN. Saat ini statusnya masih DPO. Pelaku mengaku mengambil sabu-sabu yang ditempelkan di depan salah satu gedung di Jalan Veteran.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...