Bupati Cantik Ini Sentil Sri Mulyani Soal Desa Hantu

Bupati Landak Karolin Margret Natasa. Foto: Istimewa-Antara

FAJAR.CO.ID, KALBAR-- Bupati Landak Kalimantan Barat Karolin Margret Natasa memastikan tidak ada desa fiktif atau Desa Hantu di wilayahnya.

Dia menegaskan, 156 desa yang ada di Landak memiliki penduduk dan perangkat desa yang jelas, serta sudah teregistrasi di Kementerian Dalam Negeri.

"Terkait pernyataan dari Menteri Keuangan, Ibu Sri Mulyani, yang menyatakan dugaan penyelewengan anggaran Dana Desa dengan motif adanya desa hantu, kami pastikan di Landak tidak ada hal itu. Tidak ada namanya desa fiktif atau desa hantu, di sini ada 156 desa yang semua berpenduduk dan memiliki perangkat desa yang jelas serta desa kita terdaftar di Kementerian Dalam Negeri," kata Karolin seperti dilansir Antara, Senin (11/11).

Karolin menjelaskan bahwa pencairan Dana Desa saat ini sudah diatur dan diawasi sedemikian efektif dan efisien sehingga kecil kemungkinan adanya desa fiktif atau desa hantu yang diungkap oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani.

"Setiap tahapan pencairan Dana Desa harus dilengkapi dengan dokumen, baik itu APBDes, perdes APBDes ataupun laporan pelaksanaan, juga ada tim monitoring dari inspektorat yang setiap tahunnya secara acak turun memonitor pelaksanaan Dana Desa di lapangan," tuturnya.

Bupati berusia 37 tahun itu berharap, pejabat di pusat jangan memberikan statement yang tidak jelas karena bisa menimbulkan argumen yang semakin rumit nantinya, dan aparat di kabupaten yang nanti terkena dampaknya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...