Manuver Surya Paloh Bisa Bahayakan Nasdem, Ini Alasannya

Senin, 11 November 2019 11:04

Presiden Joko Widodo dan Ketum NasDem Surya Paloh. (Foto: Dokumen JPNN)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Aroma kepentingan politik Partai Nasdem dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mulai santer didengungkan. Hal itu menyusul keputusan partai memberikan kesempatan kepada Anies untuk membuka Kongres II Partai Nasdem. Selain itu, beberapa waktu lalu, Anies juga sempat menemui Surya Paloh di kantor DPP NasDem.

Pengamat politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing menilai manuver Surya Paloh sebagai langkah mem-branding citra Anies di depan publik. Karena, pada 2024 mendatang, Jokowi sudah tak lagi bisa diusung. Sedangkan Anies menjadi salah satu calon potensial untuk kontestasi pemilu mendatang.

“Jangan sampai Surya Paloh dipersepsikan oleh publik sedang membangun branding bahwa Jokowi seolah masa lalu, sedangkan Anies Baswedan sebagai masa depan dalam rangka menuju Pemilu 2024,” ujar Emrus kepada wartawan, Senin (11/11).

Penyandang gelar doktor ilmu komunikasi politik itu menyampaikan, manuver itu bisa membahayakan Nasdem karena berpotensi dicap bermain dua kaki. Terlebih ada 3 kadernya yang menduduki jabatan di kabinet.

Bagikan berita ini:
10
4
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar