Busana Pengantin Simpel dan Anggun Lebih Disukai, Ini Alasannya

0 Komentar

Ilustrasi/Instagram

FAJAR.CO.ID– Busana pengantin selalu menjadi konsen sebagian besar pasangan. Sebab, mereka ingin tampil seanggun mungkin bak raja dan ratu sehari. Grace Wang, penata rias pengantin, mengatakan, pemilihan gaun pengantin saat upacara dan resepsi pernikahan perlu mendapat perhatian khusus.

Selain itu, penggunaan make up. Apalagi untuk konsep pernikahan internasional. “Biasanya ada gaun khusus yang digunakan saat holy matrimony dan resepsi,” ujarnya di Surabaya, kemarin.

Untuk momen upacara akad nikah atau pemberkatan (holy matrimony), ada banyak model dan desain gaun yang bisa dijadikan pilihan. Mulai dari gaun pengantin yang simpel sampai yang mewah dan glamur. Namun, biasanya warna gaun didominasi warna putih. “Meskipun saat ini banyak varian warna lain seperti nude dan rose gold,” ujarnya.

Selain warna yang cenderung sederhana, cutting-an yang digunakan pun lebih simpel daripada gaun resepsi. Pada bagian atas biasanya menggunakan model sweatheart. “Potongan dada seperti hati. Bridal banyak yang memakai model ini,” ujarnya.

Sedangkan pada bagian badan potongan berada di atas pinggang. Gaun holy matrimony ini biasanya berbentuk A line dan mermaid. “Ada juga yang memakai cape yang bisa dilepas pasang. Model-model ini masih sangat diminati karena orang-orang maunya yang simpel. Yang lurus-lurus sesuai badannya,” tuturnya.

Namun, gaun yang biasa digunakan untuk acara sakral ini tetap dihiasi brokat dan sugar candy. “Jadi, ada blink-blink-nya, ada yang pakai mutiara,” katanya. Sedangkan bahan yang biasa digunakan adalah daches, organza, brokat, dan candy sugar. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...