Hasil Negatif PSM di Laga Away, Pelatih Persebaya: Harus Manfaatkan Situasi tanpa Pluim

0 Komentar

Aji Santoso saat memimpin latihan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo. (Allex Qomarulla/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID,SURABAYA– Catatan PSM Makassar di laga tandang musim ini cukup buruk. Bersama Persela Lamongan, PSM tak pernah menang saat melakoni laga di kandang lawan.

Meski statistik tandang PSM tidak begitu bagus, Persebaya Surabaya tak terusik. Sebaliknya, Green Force –julukan Persebaya– justru mewaspadai motivasi skuad Juku Eja.

Apalagi, PSM baru saja kalah di kaki tim papan bawah Kalteng Putra. Bisa-bisa PSM malah ingin mengobati lukanya saat dijamu Persebaya di Stadion Batakan, Balikpapan, Kamis (14/11).

Sebab, pertemuan Persebaya kontra PSM kali ini digelar tanpa penonton. Artinya, tim tamu tidak bakal mendapat tekanan dari suporter tuan rumah.

”Saya sebenarnya tipikal pelatih yang tidak terlalu memercayai statistik seperti itu. Karena itu, pemain-pemain kami tidak boleh terpengaruh catatan PSM tersebut,” tutur pelatih Persebaya Aji Santoso kepada Jawa Pos kemarin (11/11).

Persebaya, lanjut Aji, harus lebih berkonsentrasi ke tim sendiri. Sebab, tim asal Kota Pahlawan tersebut akan berhadapan dengan PSM tanpa banyak pilihan di lini belakang.

Di jantung pertahanan, Green Force hanya memiliki Andri Muladi dan M. Syaifuddin. Tiga pemain lainnya di posisi itu tidak bisa diturunkan. Hansamu Yama Pranata terkena akumulasi kartu, sedangkan Otavio Dutra dipanggil tim nasional (timnas) senior. Demikian pula Rachmat ”Rian” Irianto yang bergabung dengan timnas U-23.

Karena itu, Persebaya tidak mau silap mata dengan rentetan hasil negatif PSM di laga away. ”Kami harus mengabaikan statistik PSM di laga tandang. Yang harus dilakukan pemain adalah bermain fight sepanjang pertandingan agar kami bisa meraih kemenangan,” tegas mantan pelatih Persela Lamongan tersebut.

Aji sudah membicarakan hal itu dengan para pemainnya. Para pemain pun sangat memahami apa yang dipaparkannya. Apalagi, Persebaya sudah melewati tujuh pertandingan tanpa kemenangan. Karena itu, Green Force sudah sangat dahaga akan tiga angka.

”Menurut saya, yang harus dimanfaatkan itu bukan statistik PSM, melainkan absennya Wiljan Pluim. Kami harus benar-benar memanfaatkan situasi PSM tanpa Pluim,” tutur Aji.

Pelatih yang sebelumnya membesut PSIM Jogjakarta di Liga 2 tersebut mengakui bahwa Pluim merupakan roh permainan PSM. ”Semoga para pemain kami bisa memanfaatkan keuntungan itu. Kami harus menguasai lini tengah dan memenangi pertandingan,” ucap Aji. (jpc)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...