Mahfud: Mana Bukti Cekal Habib Rizieq

0 Komentar

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan tidak ada indikasi yang membuktikan.

Pasalnya, menurut mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut, pencekalan berdasarkan hukum Indonesia maksimal dilakukan selama 6 bulan.

Sedangkan, pengakuan dari Imam besar Front Pembela Islam (FPI) tersebut dirinya telah bermasalah untuk kembali ke Tanah Air sejak satu setengah tahun yang lalu.

“Jadi begini ya sampai hari ini tidak ada bukti atau indikasi bahwa pemerintah indonesia mencekal Habib Rizieq,” ucap Mahfud MD di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (12/11/2019).

“Karena menurut hukum Indonesia orang dicekal maksimal enam bulan, dia ngakunya sudah satu setengah tahun dicekal. Berarti tidak bermasalah dengan Indonesia dia,” tambahnya.

Oleh sebab itu, Mahfud MD meminta kepada Habib Rizieq untuk mempertanyakan masalahnya pencekalan tersebut kepada pemerintah Arab Saudi.

Habib Rizieq

“Itu harus ditanyakan ke Arab Saudi kenapa dia dicekal, kita tidak tahu. Kalau ada bukti Indonesia yang mencekal bilang ke saya, nanti saya selesaikan,” tutupnya.

Seperti diketahui sebelumnya, beberapa waktu lalu Rizieq Shihab menunjukkan surat pencekalannya dari Pemerintah Arab Saudi. Ia mengklaim pencekalan itu berdasarkan permintaan Pemerintah Indonesia. (jpg/achi)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...