Pegawai ATR/BPN Pangkep Larang Wartawan Meliput Musyawarah Ganti Rugi Kereta Api

0 Komentar

Dua pegawai ATR/BPN berjaga di depan pintu, melarang awak media untuk masuk meliput musyawarah ganti rugi fasum-fasos, Selasa (12/11/2019)

FAJAR.CO.ID, PANGKEP — Pembahasan ganti rugi rel Kereta Api (KA) untuk lahan fasum-fasos tertutup. Pegawai ATR/BPN melarang para awak media untuk meliput musyawarah yang berlangsung di Aula Kantor ATR/BPN, Selasa, (12/11/2019).

Dua pegawai ATR/BPN itupun berjaga di depan aula pertemuan pelaksanaan rapat yang diikuti oleh Balai Perkeretaapian, camat dan kades.

“Tidak boleh masuk, ini tertutup hanya yang ada undangan saja yang bisa masuk. Diluar saja,” ucap Suryadi Irfandi, pegawai Kantor ATR/BPN dengan nada tinggi kepada sejumlah awak media yang hendak meliput.

Tidak hanya itu, pegawai lainnya Dima Adinsa pun melontarkan hal yang sama, bahwa wartawan tidak diperkenankan masuk ke dalam ruang rapat itu. Padahal musyawarah sebelumnya awak media tetap meliput agenda musyawarah ganti rugi lahan. (fit/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...