Sehari Transaksi, Alibaba Raih Penjualan Rp536 Triliun

0 Komentar

Alibaba Group panen besar dari belanja online

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Perhelatan belanja online terbesar yang diselenggarakan raksasa ecommerce dunia, Alibaba Grup meraup jumlah transaksi gross merchandise value (GMV) sebesar RMB268 miliar atau sekitar Rp536 triliun, naik 25 persen dibanding tahun lalu. Transaksi ini diraih dalam gelaran Global Shopping Festival 11.11 Alibaba 2019 dalam kurun waktu 24 jam.

Perolehan ini sekaligus memecahkan rekor pencapaian transaksi tertinggi sepanjang Global Shopping Festival Alibaba berlangsung. Sebelumnya transaksi tertinggi sebesar RMB213 miliar atau Rp426 triliun yang dicapai tahun 2018 pada ajang yang sama.

Rekor lain yang terlampui lainnya adalah jumlah pesanan pengiriman barang. Hanya butuh waktu 18 jam 31 menit, jumlah pesanan pengiriman mencapai 1, 042 miliar melebihi pesanan pengiriman tahun 2018 lalu.

Sejumlah brand asal Indonesia turut mengikuti ajang ini. Brand Indonesia yang cukup populer di Tiongkok seperti indomie, kopi kapal api, biskuit richeese dengan brand Nabati, papatonk prwan crackers (kerupuk udang dan sarang burung walet. Salah satu produk yang baru muncul dan masuk dalam iklan adalah Tango dari Orang Tua Grup.

CEO Lazada Grup Pierre Poignant saat berbicara livestreaming dengan kantor pusat Alibaba di Kampus Xixi, Hangzhou mengatakan sangat bersemangat mengikuti 11.11 dengan pengalaman belanja inovatif bagi konsumen Asia Tenggara. “Saya sangat yakin bahwa Lazada akan membuat rekor baru,” kata Pierre Poignant,

Demikian juga dengan Co-President Lazada Yin Jing mengatakan bahwa mereka telah melakukan livestreaming, dengan permainan interaktif dan Super Show 11.11 Lazada, yang ditayangkan pada malam sebelum festival belanja 11.11 Lazada, untuk membangkitkan semangat.

“Tahun ini, baik pembeli dan pedagang memiliki lebih dari dua kali lipat dan kami telah melihat serangkaian momen pemecahan rekor. Kami menantikan untuk berbagi lebih banyak lagi kabar baik, ” kata dia.

Lebih dari 100.000 merchants mengikuti livestreaming hingga berdampak luas. Kategori popular yang memanfaatkan livestreaming antara lain kosmetik, apparel, perlengkapan rumah tangga, fashion, perhiasan, otomotif hingga makanan dan minuman.

Saat periode pre-sale sehari sebelumnya, lebih dari 17.00 brand melakukan livestreaming. Xiaomi misalnya, berhasil menarik 200.000 penonton online dalam 10 jam pertama. Demikian juga dengan industri kecantikan, saat menggelar pre-sale dengan menggunakan livestreaming berhasil meningkat hingga 200% dan jumlah pesanan yang diajukan meningkat 50 persen selama livestreaming berlangsung dibanding tahun lalu.

10 merek teratas yang dibeli masyarakat Tiongkok adalah, YA-MAN, Swisse, KAO, AHC, Bio Island, Aptamil, Moony, 12, Elta MD dan Chillife. Sedangkan 10 merek teratas dari China adalah Xiaomi, Mide, Haier, MIJIA, Nanjiren, Joyoung, Bosideng, Gree, Liningdan ECOVACS. (jpnn-sua)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...