DPR dan Menlu Bahas Nasib Habib Rizieq Shihab secara Tertutup

Rabu, 13 November 2019 17:02

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Komisi I DPR RI sepakat melakukan pembicaraan tertutup untuk membahas Habib Rizieq Shihab (HRS).

Usai rapat kerja tertup tersebut, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi menolak mengomentari kabar pencekalan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab.

Dia mengaku tak bisa membuka pembahasan terkait kabar pencekalan Rizieq ke publik, karena pembahasan terkait hal tersebut sudah dilakukan dalam Rapat Kerja dengan Komisi I DPR secara tertutup.

“Di dalam, tapi tertutup, jadi saya tidak komentar,” kata Retno di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (12/11).

Retno juga mengatakan, bahwa Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD telah menyampaikan, tengah mencari informasi yang valid terkait kabar pencekalan Rizieq.

Menurutnya, pencarian informasi tersebut dilakukan agar informasi yang tersebar di tengah masyarakat tidak simpang siur. Kendati demikian, kata Retno, Rizieq masih memegang paspor sebagai warga negara Indonesia (WNI) hingga saat ini.

“Menko (Polhukam) sedang dicari informasi ya. Paspor beliau (Rizieq) masih memegang paspor WNI,” ujarnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi I DPR RI Fadli Zon menduga, adanya upaya mempersulit kepulangan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, kasus ini seperti ada pesanan tertentu yang menyebabkan Rizieq Shihab tak kunjung pulang.

Bagikan berita ini:
9
1
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar