Sempat Terjadi Pemukulan, Legislator Damaikan Pengemudi Ojol dan Dishub

0 Komentar

Kedua pihak sepakat damai.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Nurhaldin, memediasi pertemuan antara pihak korban pengemudi Ojek Online dengan Dishub Makassar di Warkop Dua Satu, jalan Tamalate, Makassar, Rabu, 13 November 2019.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Kepala Dishub Makassar, Mario Said, dan jajaran pejabatnya, Perwakilan Perusahaan Gojek Makassar, Ikbal, Komunitas Gojek Makassar, dan korban pemukulan, Syahrir.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Dishub Makassar dan Komunitas Gojek serta korban menyepakati untuk berdamai dan menutup masalah kasus pemukulan tersebut.

Diketahui, aksi pemukulan oknum petugas Dishub Makassar terhadap seorang pengemudi Gojek terjadi di pertigaan Jalan Yoseph Latumahina pada Jumat pekan lalu.

Pemukulan terjadi setelah kedua pihak terlibat adu mulut usai petugas Dishub menegur pengemudi Gojek yang mamarkir sepeda motornya di area larangan parkir.

Perwakilan Gojek dan korban serta Kadishub Makassar menyatakan menutup masalah tersebut dan masing-masing pihak akan mencabut laporannya.

“Kami akan cabut laporan pengemudi Gojek di Kepolisian Jumat ini,” kata Ikbal, perwakilan Perusahaan Gojek Makassar.

Demikian juga Kadishub Makassar, Mario Said, menyatakan akan membatalkan surat tilang pelanggaran yang dilakukan oleh pengemudi Gojek yang memarkir kendaraan di daerah larangan parkir.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Nurhaldin, mengatakan, kedua pihak sepakat damai dan berharap ke depan tak ada lagi masalah terkait kasus tersebut.

“Alhamdulillah proses mediasi telah selesai, kedua pihak telah sepakat damai,” kata Nurhaldin.

Nurhaldin meminta perusahaan Gojek meningkatkan pembinaan terhadap para pengemudi mitranya dan meminta Dishub Makassar untuk tidak menggunakan kekerasan dalam menegakkan aturan di lapangan. (taq)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...