Skandal Bos WhatsApp, Kampanye Agar Facebook Dihapus

0 Komentar

FAJAR.CO.ID — Berita skandal kebocoran data Facebook atau kasus Cambridge Analytica sudah berlalu sejak dua tahun lalu. Belum lama ini, co-founder WhatsApp Brian Acton kembali mengungkapkan dukungannya untuk pengguna Facebook menghapus aplikasi.

Acton juga meragukan atas komitmen Mark Zuckerberg untuk menghadirkan enkripsi ke aplikasi Facebook. Raksasa media sosial itu saat ini menghadapi tekanan dari para politisi yang semakin mengkhawatirkan implikasi keamanan nasional Facebook yang mengenkripsi aplikasi-aplikasinya.

Bahkan, Jaksa Agung William Barr mengirim surat kepada Mark Zuckerberg baru-baru ini di mana ia mendesaknya untuk menghentikan rencana perusahaan untuk enkripsi.

Dilansir dari laman Tech Radar, Selasa (12/11/2019) Acton mengungkapkan bahwa dirinya sendiri juga telah meninggalkan aplikasi. Aksi Acton melawan Facebook telah dimulai pada Maret 2018. Ia memposting cuitan di Twitter dengan tagar #deletefacebook.

Saat Acton memposting cuitan tersebut, ia telah mengundurkan diri dari Facebook pada 2017. Setelah kepergiannya, Acton kemudian ikut mendirikan Signal Foundation dan aplikasi pengiriman pesan terenkripsi. Signal sekarang digunakan oleh jurnalis dan pembela hak asasi manusia di seluruh dunia. (okz/jpg)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...