Akhirnya! Honorer di Makassar Nikmati Gaji Rp3 Juta per Bulan

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Pemkot Makassar memastikan kenaikan gaji para honorer atau tenaga kontrak. Kisarannya antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per bulan.

Evaluasi gaji bagi tenaga kontrak diutarakan oleh Sekretaris Daerah Pemkot Makassar, Muhammad Ansar. Kebijakan ini menyusul adanya anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang hanya diperuntukkan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). "Paling minimal Rp1,5 juta. Namun, idealnya setelah kita hitung tenaga kontrak, semestinya digaji Rp3 juta per bulan," ungkap Ansar, Rabu, 13 November.

Dia menjelaskan sistem pemberian gaji untuk tenaga kontrak belum final. Besarannya masih mempertimbangkan opsi seragam atau menyesuaikan bidang atau beban kerja.

"Ini yang masih kita diskusikan, karena masing-masing tenaga kontrak punya beban kerja yang beragam. Misalnya, mereka yang paling banyak waktunya di lapangan. Ada juga yang jam kerjanya tinggi," katanya.

Kenaikan gaji untuk tenaga kontrak juga telah diatur pada APBD 2020 mendatang. Besaran dari kenaikan itu, kata Ansar, diambil dari biaya honor yang dipastikan dihapus pasca penerapan TPP.

"Jadi alokasi anggaran untuk honor sudah dihapus. Kita alihkan untuk gaji tenaga kontrak," terangnya.

Kepala Bappeda Makassar, Andi Hadijah Iriani, mengungkapkan, dari hasil perhitungan 8.700 tenaga kontrak, pihaknya sudah menganggarkan Rp400 miliar. Anggaran itu sudah final.

"Sementara TPP PNS yang sebelumnya diperkirakan Rp400 miliar difinalkan menjadi Rp303 miliar," terangnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...