Bayangkan Mantan Saat Berhubungan Intim dengan Suami, Pernikahan Kandas

Ilustrasi Iso Ae (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

FAJAR.CO.ID,SURABAYA-- Sudahlah, anak-anak zaman sekarang dibebaskan saja memilih pasangannya. Jangan dipaksa-paksakan. Jangan dijodoh-jodohkan.

Saat ini, perceraian diputus tanpa pikir panjang. Dilakukan dengan gampangnya. Segampang top up Go Pay dengan mobile banking.

Seperti kisahnya Donwori, 32, dan Karin, 25. Pernikahan mereka baru setengah tahun, tapi sudah kandas gara-gara tak cinta. Terutama Karin yang belum bisa lepas dari bayang-bayang mantan.

Ya, pernikahan Karin dan Donwori memang digawangi karena perjodohan orang tua. Sayang sekali, pakai sistem paksaan ala Siti Nurbaya. Tanpa mendengarkan pendapat yang akan menjalani.

“Salah sendiri, Bapak, Ibu sudah ngerti kalau saya sudah punya Mas Donjuan. Sudah pacaran tahunan, tetap maksa saja mau menjodohkan dengan yang itu (Donwori, Red),” keluh Karin, kesal, saat ditemui di ruang konsultasi pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya.

Karin menjelaskan, selama menikah dengan Donwori, ia menjalankan perannya sebagai istri karena terpaksa. Hanya untuk menggugurkan kewajiban saja. Pun ketika melayani suaminya di ranjang. Secara fisik sih ia bersama Donwori, namun ia tak mau terima kenyataan. Meski sedang begituan, yang ia bayangkan adalah Donjuan, mantannya.

Daripada mengiyakan ajakan Donwori berhubungan badan, Karin mengaku lebih sering menolak. Donwori sendiri bukanlah tipikal pria pemaksa. Ia cenderung suka mengalah. Dari gelagatnya juga Donwori tipikal pria yang takut-takut kalau istrinya marah atau menangis.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...