Dewan Tuding Ada Honorer Fiktif, Sekkot Makassar Bilang Ini

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Data tenaga honorer sebanyak 8.700 orang diklaim sudah valid. Pemkot Makassar pun menantang DPRD Makassar membuktikan adanya honorer fiktif.

Sekretaris Kota Makassar, Muhammad Ansar menepis kecurigaan itu. Dia mengklaim jumlah tenaga kontrak atau honorer telah didata dengan baik.

“Proses pendataannya dilakukan dengan digital dan manual. Absensi digital yang kami terapkan juga menegaskan hal itu,” ujarnya, Rabu, 13 November.

Jumlah tenaga kontrak yang tersebar pada seluruh organisasi perangkat daerah atau OPD mencapai 8.700 orang. Ansar juga menegaskan tak ada tenaga kontrak fiktif.

“Jumlah tenaga kontrak kita memang seperti itu. Tidak ada data siluman,” ucapnya.

Kata Ansar, verifikasi tenaga kontrak sudah sangat ketat. Apalagi sejak Tambahan Tunjangan Pegawai (TPP) diterapkan, dan gaji tenaga kontrak sudah dinaikkan. “Kita juga sudah tidak menerima lagi tenaga kontrak. Jumlah yang kita miliki sekarang sudah cukup. Itu benar-benar fakta. Buktinya mereka harus absen digital saat kerja,” katanya.

Sebelumnya, anggota DPRD Kota Makassar mensinyalir adanya tenaga kontrak siluman di Pemkot Makassar. Legislator DPRD Makassar, Fasruddin Rusli dengan tegas menduga ada tenaga kontrak yang terdaftar namanya, tetapi orangnya tidak ada.

Indikasi ini dinilainya menjadi persoalan serius, sebab anggaran untuk tenaga kontrak rawan diselewengkan. Apalagi gaji pegawai kontrak kini dinaikkan. (ans/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...