Dugaan Aliran Sesat di Mamuju, Ini Sikap Polda dan MUI Mamuju

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAMUJU — Polda Sulbar terus mendalami indikasi pidana dugaan aliran sesat di Mamuju. Sementara menunggu kajian Kemenag dan MUI.

Direktur Intelkam Polda Sulbar, Kombes Pol Heri Susanto, menuturkan, pihaknya terus melakukan koordinasi intensif dengan Kemenag, MUI, dan Kejari Mamuju. “Sumber mengatakan dia memang dari Bontang. Enak sekali masang tarif masuk surga. Kita komunikasikan dulu dengan penyidik soal,” kata Heri, Rabu, 13 November.

Heri mengaku pihaknya juga menunggu jadwal rapat kordinasi dari Kejari Mamuju sebagai leader dari Tim Pengawasan Terhadap Aliran Sesat dan Aliran Keagamaan dalam Masyarakat (Pakem). Pihaknya sudah meminta keterangan dari beberapa pengikut pengajian ini. “Kita lihat nanti bagaimana kesimpulan dari tim Pakem,” katanya.

Ketua MUI Mamuju, KH Namru Abdar mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi ke masyarakat agar pengajian yang dipimpin Abdul Rasyid asal Bontang diwaspadai. Dia berharap agar pengikutnya segera bertaubat. “Kita mengimbau saja agar bisa kembali tidak terpengaruh lagi dengan paham seperti itu. Bertaubat dan kembali ke jalan benar,” katanya.

Abdul Rasyid juga pernah ditolak di Bontang pada 2016 lalu. MUI dan Polres Bontang juga turun tangan menanganinya bersama pemerintah setempat. Di sana dia memungut uang hingga Rp800 ribu untuk masuk surga. (rul/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...