Eks Wasekjen Fadhly Alimin Hasyim Ungkap Petinggi Istana Ikut Cawe-cawe di Munas Golkar

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Partai Golkar bakal segera menggelar Musyawarah Nasional (Munas) untuk memilih ketua umum baru. Tensi politik parpol ‘beringin’ pun mulai memanas tepat dibukanya Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2019, hari ini, Kamis (14/11) di Jakarta

Salah satu isu yang mulai marak dan beredar di antara kader Golkar adalah, soal kabar adanya petinggi istana kepresidenan yang ikut cawe cawe di Munas Golkar. Kabar politik itu beredar luas di kalangan pengurus DPP, DPD I provinsi, dan DPD II kabupaten kota yang sedang menghadiri Rapimnas.

“Ada kabar miring tentang oknum pejabat tinggi yang katanya suruhan istana ikut bermain dalam Munas Golkar kali ini,” ujar mantan Wasekjen Golkar Fadhly Alimin Hasyim

Informasi itu beredar luas di kalangan pengurus DPP golkar, DPD I provinsi dan DPD II kabupaten kota yang sedang menghadiri rapimnas Golkar di jakarta. Oknum pejabat tinggi yang katanya suruhan istana tersebut telah mengumpulkan sejumlah kepala daerah dari Golkar di sebuah hotel mewah di Jakarta.

“Semoga isu tidak benar. Kalaupun benar, kita berharap agar bisa kembali pada jalan yang benar dan tidak memperkeruh internal Golkar,” ungkap mantan sekjen DPP KNPI yang enggan menyebut nama oknum pejabat tinggi itu.

Fadhly juga meyakini, istana akan bersikap netral di Munas Golkar, karena itu, siapa pun yang mengklaim suruhan istana bisa langsung dianggap bohong. “Bahkan akan lebih baik jika ada klarifikasi langsung dari pihak istana,” paparnya.

Menurutnya, adanya klarifikasi soal ada oknum orang Istana ‘bermain’, bertujuan untuk tetap menjaga soliditas dan akal sehat jader di saat Munas nanti.

“Supaya tidak terjadi perpecahan lagi di tubuh partai golkar. Cukuplah kasus munas bali dan munas ancol terjadi, jangan sampai munas kali ini juga terjadi lagi,” ujarnya

Perlu di ketahui Rapimnas partai Golkar diselenggarakan 14-15 november 2019, sedangkan Munas Golkar dilaksanakan 4-6 desember 2019 di Jakarta. (jpg/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...