PT JBA Indonesia Bantah Lakukan Penipuan, Proses Lelang Sesuai Prosedur

0 Komentar

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PT JBA Indonesia membantah pihaknya telah melakukan penipuan bermodus jual beli mobil terhadap salah seorang costumer yang berada di Makassar.

Dengan ini, kami ingin mengklarifikasi bahwa PT JBA Indonesia telah menjalankan prosedur lelang otomotif sesuai dengan ketentuan Direktorat Jendral Kekayaan Negara Kementrian Keuangan. PT JBA Indonesia juga selalu melibatkan Pejabat Lelang Kelas II sebagai perwakilan negara pada setiap acara lelang PT JBA Indonesia di seluruh cabang, termasuk Makassar.

Pejabat Lelang juga selalu membacakan Risalah Lelang sebelum lelang dimulai di setiap acara lelang PT JBA Indonesia di cabang manapun yang dibacakan terbuka kepada seluruh peserta lelang. Selain itu, PT JBA Indonesia juga selalu mencantumkan syarat dan ketentuan mengikuti lelang. Mulai dari pra lelang, lelang, hingga pasca lelang. Termasuk ketentuan kewajiban open house atau cek unit sebelum melakukan lelang yang telah ditandatangani setiap peserta lelang.

Dengan demikian, kalimat yang menyebutkan PT JBA Indonesia telah melakukan penipuan secara terstruktur sungguh merugikan secara moril dan material PT JBA Indonesia apalagi tidak ada tanggapan dari PT JBA Indonesia.

Sebelumnya diberitakan, seorang nasabah bernama Hasrullah beralamat di Makassar mengadukan dirinya kepada wartawan mengalami kerugian sekitar Rp98 juta dari salah satu perusahaan jual beli mobil.

Baca Juga: Waspada! Penipuan Bermodus Jual Beli Mobil

Hasrullah mengadukan, surat-suratnya tak sesuai. “Surat-surat kendaraan itu ternyata berbeda dengan data fisik kendaraan,” bebernya, Rabu, 6 November 2019 lalu.

Hasrullah saat membeli mobil jenis Toyota Agya dengan nomor polisi DD 1360 DV.

Perbedaan itu terlihat jelas pada nomor rangka yang tertera pada BPKB berbeda dengan nomor rangka secara fisik. Kejanggalan kedua ada pada nomor mesin, data fisik juga berbeda dengan data pada surat BPKB.

Ia berharap uang dikembali, bahkan meminta pemerintah mencabut izin PT JBA Indonesia yang diduga telah melakukan penipuan secara terstrukur. (rls/*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...