KPK Usut Aliran Dana Dugaan Korupsi Pekerjaan Fiktif PT Waskita Karya

Jumat, 15 November 2019 21:07

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut aliran dana terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut aliran dana terkait kasus dugaan korupsi pekerjaan fiktif dalam 14 proyek yang digarap oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Sejumlah pejabat perusahaan pelat merah itu pun langsung diperiksa.

Di antaranya mantan Kabag Keuangan dan Risiko Divisi II PT Waskita Karya Yuly Ariandi Siregar dan Staf Keuangan Divisi II PT Waskita Karya Wagimin. Keduanya diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Kepala Divisi II PT Waskita Karya, Fathor Rachman.

“Penyidik mendalami keterangan saksi terkait aliran dana pekerjaan subkontraktor fiktif di PT Waskita Karya,” kata Febri di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (15/11).

Diketahui, Yuli Ariandi merupakan tersangka kasus korupsi ini. Sementara Wagimin telah berulang kali diperiksa tim penyidik KPK. Lembaga antirasuah belakangan ini nampak serius mengusut kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 186 miliar itu.

Sejumlah karyawan dan mantan karyawan PT Waskita Karya yang disinyalir mengetahui sengkarut kasus ini bergiliran dipanggil dan diperiksa penyidik. Pada Senin (28/10) lalu misalnya, tim penyidik menjadwalkan memeriksa Dirut PT Jasa Marga, Dessi Arryani dalam kapasitasnya sebagai mantan Kepala Divisi III PT Waskita Karya (Persero) Tbk.

Bagikan berita ini:
7
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar