Skuter Listrik Hanya Boleh di Jalur Sepeda

Jumat, 15 November 2019 06:30

Pengguna skuter listrik melaju di jalanan, Kamis (14/11). Hal ini dinilai membahayakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Pemerintah pun membatasi area operasi skuter listrik. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penggunaan Grabwheels, skuter listrik milik Grab, tengah dirancang hanya boleh dioperasikan di jalur sepeda menyusul adanya kecelakaan yang menyebabkan dua korban tewas.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (14/11), menjelaskan skuter bukan termasuk angkutan umum. Jadi, kewenangannya berada di pemerintah daerah.

Budi mengaku sudah berbicara dengan Kepala Dinas Provinsi DKI Jakarta terkait aturan yang tengah dirancang dan akan diberlakukan Desember mendatang.

“Grabwheels itu bukan termasuk kendaraan bermotor, Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019 belum menyebutkan itu angkutan umum. Jadi, yang bisa mengatur itu Pemda. Saat ini DKI sudah merespons positif untuk menyusun peraturan,” katanya.

Rancangan peraturan tersebut mengatur di antaranya Grabwheels tidak boleh dioperasikan di trotoar, jalan raya, jembatan penyeberangan orang (JPO), melainkan hanya boleh di jalur sepeda.

“Saya sudah sampaikan kepada Kadishub jadi kalau seperti itu, skemanya formatnya apa, hanya bisa di jalur sepeda,” katanya, dilansir dari Antara, Kamis.

Bagikan berita ini:
8
8
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar