Daerah Berteriak Minta BBM Tambahan


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Kelangkaan BBM, terutama solar, meluas. Daerah meminta ada tambahan suplai untuk Sulsel.

ANTREAN panjang dan lama terjadi di sejumlah SPBU di Sulsel. Dalam konteks perputaran ekonomi, kondisi itu mengganggu. Tidak efisien dan menghabiskan banyak waktu yang pada akhirnya membawa kerugian.

Langkanya solar juga dikeluhkan beberapa kepala daerah se-Sulsel. Seperti di Bulukumba, Bantaeng, Parepare, Barru, Toraja, hingga Luwu. Hal ini mereka sampaikan dalam acara High Level Meeting TPID Provinsi Sulsel di Kantor Gubernur Sulsel, Jumat, 15 November.

“Di Barru, kami ada empat SPBU. Setiap hari antrean hingga empat kilometer. Ini perlu segera diselesaikan, tidak bisa terus seperti ini, karena sangat merugikan,” keluh Bupati Barru, Suardi Saleh di depan Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah.

Begitupun dengan Wakil Bupati Tana Toraja, Victor Datuan Batara. Menurutnya, sudah dua bulan solar langka di Toraja. Akibatnya, kegiatan ekonomi warganya terganggu.

“Semua antre dua sampai tiga hari di SPBU. Ini sudah meresahkan, bahkan sepanjang perjalanan saya ke sini (Makassar) antrean di SPBU itu panjang sekali,” katanya.

Percepat Solar

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengaku telah meminta agar ada tambahan kuota solar dengan Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) di Sulsel. Hal ini untuk mengatasi antrean panjang yang masih terus terjadi.

Komentar

Loading...