DPS Himbau Masyarakat Tak Takut Pilih Properti Syariah

0 Komentar

Camp DPS Makassar 5 selama tiga hari, 15-17 November, di Hotel Ibis, Jalan Maipa.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR–Developer Properti Syariah (DPS) di sponsori Tana Sharia Development menggelar kegiatan Camp DPS Makassar 5 selama tiga hari, 15-17 November, di Hotel Ibis, Jalan Maipa.

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memberikan pelatihan kepada para anggota DPS untuk mengelola  properti syariah. Bisnis yang betul murni syariah, tanpa riba, bunga, denda, dan asuransi.

Founder DPS, Rosyid Azis,  mengatakan sekarang ini lagi tren bisnis rumah berlebel syariah. Akan tetapi, sebagian dari itu ada yang bermasalah.

Kenapa ? menurut Rosyid, itu karena ada pihak developer tertentu yang tidak memahami betul sistem bisnis syariah. Akan tetapi berani menjalankannya.

Padahal, menjalankan bisnis properti yang tanpa bank, asuransi, dan lainya itu butuh skil dan pengetahuan tersendiri. Tak sekadar bermodalkan semangat saja.

Sebab jika bermasalah, itu juga akan berakibat merusak citra properti syariah secara umum. “Jadinya, masyarakat dibuat takut untuk memilih properti syariah,” katanya.

Makanya, DPS ingin membangun citra baik bahwa masyarakat jangan takut memilih properti syariah. Bahkan, sebaliknya lebih menguntungkan.

Sehingga dari itu, DPS mengaku terus mengedukasi membernya yang diakui saat ini sudah mendekati dua ribu di Indonesia untuk menjaga kualitas. Artinya, DPS senantiasa mengimbau untuk setiap pembangunan rumah itu juga diutamakan kualitasnya.

Seperti segi teknologi dengan berupaya membangun rumah yang berkualitas. Misalnya rumah tahan gempa, ramah lingkungan, dan lain-lainya yang tak kalah dengan properti lainnya.

Kemudian, DPS juga selalu mengimbau para depelover untuk menciptakan lingkungan yang syariah. Misalnya dengan mendirikan pesantren, masjid, dan tempat kajian.

Lewat begitu, kata Rosyid, citra properti syariah ini akan semakin diminati. “Tentunya juga akan memberikan pahala kepada pihak developer yang menyediakan,” katanya.

Di Sulawesi Selatan, member DPS juga sudah banyak. Sudah ada 50 lebih developer yang bergabung.

Rosyid berharap, kedepan properti syariah ini kian berkembang. Sejalan dengan dibentuknya DPS ini sejak tujuh tahun lalu tersebut untuk memberikan solusi kepada masyarakat untuk bisa memiliki rumah secara syariah.

Pasalnya, riba menurut hukum syariah itu merupakan dosa besar. “Hukumannya jelas dalam Alquran. Salah satunya pelaku riba akan kekal di neraka. Makanya kita hadir menjadi solusi,” kata Rosyid.

Dia mengatakan bersyukur di usia DPS sekarang. DPS sudah ada di 120 titik Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Melalui sistemnya, dia menyebut dari ribuan rumah yang telah dibangun dan bahkan sudah banyak ditinggali 97 persen berjalan lancar. “Nyatis tanpa masalah,” katanya. (mum)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...