Belajar Teknik Pijat Khusus Bayi, Ini 4 Hal Perlu Diperhatikan

0 Komentar

Pijat bayi harus memperhatikan banyak hal. (Foto: Nurhadi/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR— Si Kecil kadang mengalami kembung, flu, hingga demam. Bunda bisa mengatasinya dengan melakukan beberapa pijatan stimulus. Pijatan ini sekaligus meningkatkan imunitas tubuh bayi.

DOSEN Bidan Akademi Kebidanan Pelamonia, Noviyani Hartuti SSiT MKes mengatakan, salah satu teknik yang mampu mendukung stimulasi tumbuh-kembang anak adalah sentuhan cinta kasih dengan pijat bayi. Sentuhan ini cinta kasih dengan pijat bayi dapat memberikan jaminan adanya kontak berkesinambungan (bonding attachment) yang dapat mempertahankan perasaan aman dan nyaman pada bayi.

Pijatan fokus pada beberapa bagian, yakni mengusap puncak kepala sampai leher, bahu sampai pangkal lengan, leher sampai bokong, paha sampai pergelangan kaki dan pangkal bahu sampai pergelangan tangan selama lima menit. Pijatan ini meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki peredaran darah dan pernapasan, merangsang fungsi pencernaan, serta pembuangan. Meningkatkan kenaikan berat badan, mengurangi stress dan ketegangan, mengurangi kembung dan sakit perut, dan membuat tidur bayi lelap.

  1. Wajah
    Mulailah dengan area wajah, kedua tangan usap di kedua pelipis secara horizontal. Kedua turun lagi mengusap bagian bawah hidung, pijat secara horizontal menuju ke telinga. Kemudian ketiga turun dan usap lagi area dagu menuju ke pipi. Tiap gerakan dilakukan berulang dalam waktu 2×5 detik.
  2. Perut
    Usap dari bawah ke atas menggunakan kedua tangan, bergantian antara tangan kanan dan kiri. Kedua, usap area sekitar pusar menggunakan kedua jempol dari pusar menuju ke panggul. Kemudian usap lagi memutar mengelilingi pusar bergantian tangan kanan dan kiri. Ketiga tekan-tekan dengan lembut menggunakan jari-jari mengelilingi pusar. Tiap gerakan dilakukan berulang dalam waktu 2×5 detik.
  3. Punggung
    Usap turun punggung bayi dengan kedua tangan hingga bokongnya. Kemudian gerakan kedua usap dari atas ke bawah dimulai dari belakang kepala hingga bokong. Ketiga mengusap kembali dari belakang kepala hingga ujung kaki. Tiap gerakan lakukan berulang dalam waktu 2×5 detik.
  4. Kaki
    usap kaki kiri dahulu dari bawah ke atas, selanjutnya gunakan kedua tangan usap memutar dari bawah ke atas. Kemudian pijat telapak kaki dari bawah ke atas. Lakukan masing-masing gerakan secara berulang dalam waktu 2×5 detik.

Noviyani mengatakan, selain pijatan juga ada teknik rangsangan kinestatik yakni menekuk sikut serta menekuk lutut bayi secara bergantian. “Lakukan gerakan pelan dan lembut. Tetapi jangan menggelitik dan jangan menberikan sentuhan berlebihan,” tambahnya.

Sementara itu, Spesialis Anak, Rumah Sakit Siloam, Dr dr Bob Wahyudin SpA(K) mengatakan perut kembung serta denam membuat bayi tidak nyaman sehingga dia menjadi rewel dan sering menangis. Pada kasus perut terjadi karena saluran pencernaannya belum berfungsi sempurna. Flu pun juga serig melanda karena sistem imunitas yang belum terbentuk dengan baik.

Bunda bisa membantu si Kecil dengan pijatan jika ingin meredakan kembung. Posisikan bayi telentang dan angkat kedua kakinya dan gerakkan seperti sedang mengendarai sepeda. Gerakan ini dapat membantu mengeluarkan gas dari perut bayi. Lalu usap punggung dengan meletakkan bayi di atas kedua paha dengan posisi perut menghadap ke bawah atau telungkup. (*)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...