BPH Migas Tolak Usulan Pemprov

0 Komentar

Truk dan bus antre mengisi BBM solar.

FAJAR.CO.ID — Tak ada tambahan jatah BBM di daerah setelah Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyurat untuk menambah kuota solar.

Direktur Bahan Bakar Minyak (BBM) BPH Migas, Alfons Simanjuntak mengatakan, usulan gubernur memang telah mereka terima. Akan tetapi, pada prinsipnya pemenuhan kebutuhan solar subsidi akan tetap dijaga.

Pun untuk tambahan kuota sudah dilaksanakan oleh Pertamina sejak lama. Pekan lalu, Pemprov Sulsel memang mengajukan penambahan BBM 69.345 kiloliter. Ini untuk mengatisipasi kelangkaan.

Alfons mengatakan tak ada kuota solar yang jebol. Pihaknya hanya mendesak agar pertamina terus mendistribusikan, tak ada kuota yang jebol seperti yang dikabarkan.

“Kami tetap menjaga agar penyalurannya stabil. Terus didistribusikan agar tak langka. Soal angka, belum ada karena yang terpenting distribusi tak berhenti,” tambahnya, Minggu, 17 November.

Sebelumnya, Vice Presiden Corporate Comunication PT Pertamina, Fajriah Usman menjelaskan secara nasional penyaluran solar sampai dengan bulan ini dibanding periode sama tahun lalu, naik cukup besar. Naik kira-kira 5 persen dari suplai harian sebelumnya.

Begitu pula dengan daerah sulawesi. Hanya saja dia tak memberikan data lengkap terkait berapa suplai yang meningkat, utamanya untuk Sulsel. Akan tetapi konsumsi nasional solar mencapai 44 ribu KL per harinya. (ful/-abg-zuk)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...