Di ADMM, Prabowo Subianto Ajak Bangun Asia Tenggara Kawasan Tangguh

Senin, 18 November 2019 10:22

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri pertemuan ASEAN Defence Ministers' Meeting (ADMM) Retreat, di Bangkok, Thailand, Minggu (17/11). (dok Kemenhan)

“ASEAN tidak boleh terpecah belah dan terpolarisasi yang akan mengakibatkan konflik dan perpecahan. Indonesia secara tegas menentang invasi negara dalam bentuk apapun dan di wilayah negara manapun khususnya di Asia tenggara,” kata Prabowo.

Lebih lanjut, mantan Danjen Koppasus itu menyampaikan, kekuatan ASEAN harus dimulai dengan kemandirian, khususnya di bidang pertahanan, meliputi kerjasama pengamanan laut perbatasan, penyelesaian sengketa perbatasan, industri pertahanan dan bidang lainnya harus mengutamakan sentralitas ASEAN.

Kerjasama ASEAN dalam kerangka ADMM-Plus, Kerjasama Mallacca Strait Patrol, Trilateral Indomalphi di wilayah Laut Sulu dan Sulawesi, pertukaran informasi strategis ASEAN Our eyes melalui mekanisme ADI (ASEAN Direct Communication Infrastructure) telah menunjukkan kepada dunia internasional tentang komitmen ASEAN bagi terwujudnya kawasan yang tangguh, aman, damai dan sejahtera.

“Karena itu ASEAN harus bisa menjadi penyeimbang dan penghubung di kawasan Indo-Pasifik melaui ASEAN Indo-Pasifik Outlook sehingga tidak ada dominasi kekuasaan di kawasan,” ujarnya.

Prabowo juga berharap, permasalahan keamanan di kawasan seperti pencurian kekayaan alam, pelanggaran wilayah, penyelundupan dan sengketa wilayah, bencana alam dan kemanusiaan dapat diatasi melalui kerjasama yang kuat, sungguh-sungguh dan berkelanjutan.

Bagikan berita ini:
1
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar