Modus Ojek, Siswi Pulang Sekolah Diragap di Semak-semak

0 Komentar

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, BAU-BAU — Maludin alias Maludi (19) harus berurusan dengan hukum. Dia ditangkap karena telah melakukan pemerkosaan terhadap gadis dibawah umur, sebut saja melati siswi SMA. Dalam melancarkan aksinya, pelaku berprofesi sebagai buruh bangunan itu menggunakan modus dengan berpura-pura sebagai tukang ojek.

“Benar, bahwa telah terjadi tindakan pencabulan. Pelaku sudah kita amankan di Polres Baubau,” kata Kasubag Humas Polres Baubau, Iptu Sulaiman dalam konferensi pers, Jumat (15/11/2019), seperti dikutip kedaripos.co.id (grup FAJAR).

Lanjut dia, peristiwa itu terjadi pada Sabtu (5/10/2019). Kronologi kejadian bermula saat korban menunggu ojek di depan Kantor KPUD Baubau untuk berangkat ke sekolah sekira pukul 07:00 Wita. Kemudian pelaku yang berpura-pura sebagai tukang ojek datang menghampiri korban dan mengajukan diri untuk mengantarnya. Korban pun tidak menaruh curiga dan bergegas naik ke atas motor. “Setelah di pertengahan jalan, pelaku beralasan ingin mengambil helem di rumahnya. Tetapi korban justru dibawa ke hutan melewati simpang lima Palagimata,” ungkapnya.

Ilustrasi
Kasubag mengungkapkan, karena arah kendaraan menuju hutan, korban merasa curiga dan langsung turun dari motor. Kemudian berusaha untuk kabur. Namun saat hendak berlari, pelaku langsung menarik korban dan mencekiknya. “Korban terus melawan tetapi pelaku menarik dan menampar di bagian pipi kiri. Lalu membawa korban di sebuah pondok kebun,” kata Iptu Sulaiman.

“Pelaku juga mencekik leher dan mengancam akan membunuh menggunakan batu gunung. Karena takut, Melati pun menuruti kemauan Maludin dan leluasa menyetubuhi korban,” terangnya.

Setelah melampiaskan nafsunya, Maludin pergi dan mengambil handphone korban. Sementara Melati ditinggalkan begitu saja. Untuk mendapatkan pertolongan, siswi tersebut berjalan kaki sambil menangis. “Lalu ada warga yang sedang mengumpulkan batu gunung dan langsung diantar ke rumahnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek murhum, Aipda Muslimin Azis mengungkapkan, aksi bejat pelaku telah dilakukan berulang kali dengan korban berbeda-beda. “Berdasarkan laporan yang kami terima sudah ada tiga korban yang mengalami hal yang sama. Pelaku juga sudah mengakuinya. Dua kasus pencabulan ditangani Polres dan satunya lagi ditangani Polsek Murhum,” ucapnya.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka mengintai korban (pelajar) yang sendiri dan sedang menunggu ojek. Setelah itu datang dan menawarkan jasa ojek. “TKP nya berbeda-beda,” sambung Aipda Muslimin Azis sembari menerangkan bahwa, pelaku telah memiliki isteri dan satu orang anak.

Tiga alat bukti turut diamankan yaitu, satu lembar baju kaos lengan pendek, satu batu gunung dan satu unit motor Yamaha Mio. “Pelaku ditangkap di Kelurahan Sulaa tidak jauh dari tempat tinggalnya. Ancamannya 15 tahun penjara9” tandasnya. (ahi)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...