Resmi Jabat Kapolres Bone, Ini Program Prioritas AKBP Made Ary Pradana

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, WATAMPONE — Kapolres Bone, AKBP Made Ary Pradana memiliki program prioritas untuk Kabupaten Bone ke depan. Termasuk penekanan dari Presiden RI, Joko Widodo dan juga dari Kapolri, Jenderal Idham Azis langsung dijabarkan.

Menurut perwira polisi yang berpangkat dua melati itu, ada tujuh program prioritas Kapolri disesuaikan dengan karakteristik situasi di Kabupaten Bone, selain itu meneruskan semua program yang sudah berjalan dengan baik. Hal-hal yang berkaitan dengan Koordinasi dan Komunikasi dengan unsur Forkopimda adalah hal yang mendasar untuk ditindaklanjuti.

“Hubungan yang Harmonis unsur Forkopimda melalui sinergitas, kerja sama dan komunikasi yang baik tentunya akan sangat mendukung agenda besar bangsa yang dicanangkan secara nasional,” katanya kepada FAJAR, Minggu, (17/11/2019) malam.

Kata dia, yang menjadi prioritas adalah manfaatkan potensi kearifan budaya lokal dan adat istiadat dalam mendukung penciptaan kamtibmas yang kondusif. “Kita tidak boleh under estimated terhadap masalah kecil yang muncul. Mulai dari awal harus sudah diantisipasi. Kabupayen Bone memiliki sistem budaya yang sangat kuat dan sangat dihormati oleh masyarakat,” tambahnya.

Kondisi ini tentunya merupakan kekuatan yang sangat potensial untuk mendukung kamtibmas yang kondusif. Unsur kepolisian akan lebih mengedepankan upaya pencegahan terhadap semua permasalahan. “Sebuah kebanggaan apabila kita bisa mencegah daripada harus melakukan tindakan hukum,” sambung mantan Kapolres Mamuju Utara itu.

Kemudian yang menjadi prioritas lainnya adalah mengajak masyarakat untuk ikut menciptakan pemolisian masyarakat yang proaktif dengan mengedepankan peran tokoh agama, tokoh adat, dan semua elemen masyarakat untuk berkolaborasi dengan unsur pemerintah dalam menciptakan kamtibmas yang berbudaya.

Pemolisian Masyarakat bebernya, akan menjadi kekuatan yang positif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif.

Dia juga menegaskan, tidak ada dan tidak dibenarkan penegakan hukum dilakukan dengan pelanggaran hukum. Tidak akan berhasil menertibkan masyarakat dengan cara-cara yang tidak tertib. “Mari sama-sama menjaga kondusivitas Kabupaten Bone agar mampu menjadi kabupaten yang bisa mewujudkan kamtibmas yang berbudaya,” sebutnya. (gun/fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...