Sengketa Stadion Mattoangin, YOSS Gugat Perdata Pemprov Sulsel

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR -- Sengketa pengelolaan Stadion Mattoanging antara Pemprov Sulsel dengan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS) terus bergulir. Setelah melakukan gugatan di PTUN, YOSS akan mengajukan gugatan keperdataan di Pengadilan Negeri Makassar.

Kuasa hukum YOSS, Hasan mengatakan, gugatan di PTUN sudah memasuki sidang kedua, pada Rabu 20 November. Agendanya masih pemeriksaan berkas gugatan dan tanggapan Pemprov Sulsel dasar pencabutan SK KONI.

"Untuk PTUN masih menunggu bukti dari pemprov. Untuk gugatan perdatanya, insya Allah dalam waktu dekat kami masukkan di PN Makassar," kata Hasan Minggu, 17 November.

Hasan mengatakan, rencana gugatan keperdataan terkait Sertifikat Hak Pakai (SHP) yang dipegang Pemprov Sulsel, diduga cacat hukum.

Undang-undang No 5 tahan 1960 sangat jelas mengatur syarat permohonan untuk dapat diberikan hak pakai atas tanah. Permonan hak pakai diajukan secara tertulis yang memuat keterangan mengenai tanah yang meliputi data yuridis dan data fisik.

Yakni surat pernyataan penguasaan fisik oleh pemohon yang disaksikan oleh dua orang di atas kertas bermeterai yang isinya menyatakan tanah yang dimohonkan dikuasai secara fisik dan tidak dalam keadaan sengketa.

"SHP Pemprov tahun 1987 sedangkan almarhum Andi Mattalatta pada tahun 1986 sudah terbit surat ukurnya. Jika seseorang mengajukan permohonan penerbitan sertifikat ke BPN setelah semua persyaratan terpenuhi maka pihak BPN melakukan pengukuran pada objek yang dimaksud. Dengan selesainya pengukuran maka yang terbit dahulu adalah surat ukur kemudian menyusul sertifikatnya," ungkapnya.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah umar


Comment

Loading...