Suap Mantan Aspidum Kejati DKI, Direktur PT Java Indoland Dituntut 4,5 Tahun Penjara

Senin, 18 November 2019 22:40

MANTAN ASPIDUM KEJATI DKI AGUS WINOTO SAAT DITAHAN PENYIDIK KPK (MIFTAHULHAYAT )

FAJAR.CO.ID,JAKARTA– Direktur PT Java Indoland, Sendy Pericho dituntut empat tahun dan enam bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dia juga dituntut membayar denda sebesar Rp 250 juta subsider 6 bulan kurungan.

“Menuntut supaya majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini, menyatakan terdakwa Sendy Pericho dan Alfin Suherman terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi,” kata Jaksa KPK Wawan Yunarwanto membacakan surat tuntutan di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (18/11).

Sementara itu, Alfin Suherman dituntut tiga tahun penjara serta denda Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan. Jaksa meyakini, Perbuatan Sendy dilakukan bersama-sama dengan advokat Alfin Suherman untuk menyuap mantan Aspidum Kejati DKI Agus Winoto dan jaksa Kejati DKI Arih Wira Suranta.

Kendati demikian, jaksa mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Alfin Suherman. Jaksa menilai, keterangan Alfin sejak penyidikan hingga penuntutan dapat mengungkap adanya pelaku lain.

“Sikap terdakwa Alfin Suherman sangat kooperatif dalam memberikan keterangan di persidangan ini haruslah diapresiasi dan selayaknya menjadi alasan yang meringankan tuntutan pidana sehingga melahirkan tuntutan pidana adil,” ucap Jaksa Wawan.

Dalam pertimbangan Jaksa, Sendy menunjuk Alfin Suherman sebagai pengacara dalam kasus dugaan penipuan dan penggelapan dana yang diduga dilakukan Hary Suwanda dan Raymond Rawung. Menurut Jaksa, Sendy, Hary dan Raymond mendirikan perusahaan Chaze Trade Ltd yang berlokasi di apartemen Sahid Sudirman, Jakarta Pusat.

Bagikan berita ini:
10
10
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar