Sultan Tidore Husain Sjah Semprot Sukmawati, Ini Pernyataannya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Sultan Tidore, Husain Sjah ikut berkomentar soal ucapan Sukmawati yang membandingkan Soekarno dengan Nabi Muhammad SAW. Husain mengatakan, Sukmawati tidak sepantasnya mengeluarkan pertanyaan perbandingan seperti itu. Sebab, menurutnya, tidak ada manusia yang bisa menandingi Rasulullah.

“Kita mengakui bahwa Bungkarno adalah proklamator, Bungkarno adalah orang yang sangat berjasa untuk membebaskan dan memerdekakan bangsa ini, dan kemudian memproklamirkan sebagai bangsa yang merdeka. Tapi kemudian kita berbicara dan membandingkan Sokerano dangn Nabi Allah Muhammad. (bahwa) tidak ada seribu Soekarno bahkan lebih dari itu, yang bisa menandingi Rasulullah Salallhu’alaihiwasalam,” ujar Husain Sjah melalui videonya.

Husain melanjutkan, banyakn pejuang kemerdekaan, selain Soekarnao. Namun tidak semestinya sampai membandingkan para pejuang. Apalagi dibanding dengan Nabi Muhammad.

“Kakek saya, Zainal Abidin Sjah, seorang Gubernur pertama yang membebaskan Irian barat dan menyerahkan masuk ke dalam pangkuan Ibu pertiwi, sehingga Indonesia menjadi Negara Kesatuan Republik ndonesia. Mereka-mereka. Sultan-Sultan itu tidak pernah menepuk dada bahwa mereka sangat berjasa, apalagi sampai membandingkan diri dengan Nabi Allah tercinta Muhammad Salallhu’alaihi wassalam,” katanya.

Oleh karenanya, Husain berharap agar Sukmawati menyadari hal tersebut dan lebih menjaga ucapannya. Menurut Husain, Indonesia dimerdekakan dengan kalimat-kalimat dzikiri yang diajarkan Nabi.

“Anda adalah anak proklamator. Proklamator yang mengawali segalanya dengan kalimat bismillah, ketika beliau menuliskan apa apa saja di dalam pidato-pidato beliau, beliau mengangungkan Nabi Muhammad, tapi kenapa anaknya yang bernama Sukmawati berani sekali menyampaikan hal di luar dugaan kita semua,” ungkap Husain.

“Rasulullah mengajarkan begitu banyak kepada umatnya, sehingga menjadi syuhada-syuhada pejuang-pejuang yang membesaskan bangsa ini dengan kalimat Lailahaillah, Allah huakbar, dan kemduain sampai saat ini kita berada,” pungkasnya. (fin)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...