Dosen FKIP Unismuh Bagi Ilmu Bahasa Inggris Bersama Warga Pangkep

0 Komentar

FOTO: ISTIMEWA

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unismuh Makassar menggelar pelatihan pembelajaran bahasa inggris. Mereka berjumlah empat orag.

Kegiatan yang dimotori oleh Sitti Maryam Hamid, Andi Bulkis Maghfirah Mannong, Uyunnasirah Hambali, dan Sujariati ini dilaksanakan di Desa Gentung, Kacamatan Labakkang Pangkep.

Salah satu Dosen FKIP Unismuh Sujariati menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan program pengabdian masyarakat dengan menghadirkan pelatihan bahasa inggris.

“Tujuannya yakni memberikan pelatihan pembelajaran bahasa Inggris dasar yang mudah di pahami dan pula mengubah stigma masyarakat yang menganggap bahasa inggris itu sulit dan membosankan,” ungkap Sujariati dalam rilisnya, Selasa (19/11/2019).

Ia pula menghadirkan beberapa metode yakni menghadirkan media presentasi prezi yang memberi tampilan materi yang lebih menarik dengan suguhan video, audio, sebagai salah satu cara memudahkan berbahasa inggris.

“Sehingga outputnya adalah mampu memberikan bekal bahasa inggris dasar kepada masyarakat setempat,” tuturnya.

Terpisah disampaikan Dosen FKIP Unismuh Makassar Sitti Maryam Hamid berharap pula bahwa dari pelatihan pembelajaran bahasa inggris dasar ini menjadi titik awal bagi masyarakat untuk peka akan pentingnya pembelajaran bahasa Inggris. Sehingga, dapat terus meningkat kualitas diri dengan kata lain masyarakat tidak lagi merasa asing dengan bahasa inggris baik tulis maupun tulisan.

“Adanya keberlanjutan kegiatan pembelajaran ke tingkat yang lebih tinggi lagi (basic to intermediate). kami selaku dosen Fkip Universitas muhammadiyah Makassar akan gencar lagi bersosialisasi dengan masyarakat untuk menjadi pendamping dalam pembelajaran bahasa inggris,” tambah Maryam.

Dalam pelatihan ini masyarakat dibekali dengan pembagian kamus dan handbook kemudian pemberian test evaluasi belajar Bahasa Inggris seperti proses tanya jawab seputar materi, dan diakhiri dengan praktik berbicara atau bercakap sebagai hasil akhir dari proses pembelajaran tersebut.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai sejak September hingga November tahun ini. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...