Iran Memuji Perlawanan Rakyat Palestina terhadap Israel

0 Komentar

Israel berupaya membunuh warga Palestina secara sengaja/ foto: iranpress

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menegaskan Republik Islam Iran, mendukung negara Palestina dan memuji perlawanan terhadap rezim Israel di Jalur Gaza.

Dalam percakapan telepon dengan ketua politbiro Gerakan Islam Palestina (Hamas), Ismail Haniyeh, dia mengatakan perlawanan lebih unggul dari penjajah Israel berkat soliditas dan kekuatan etisnya.

Zarif juga menyatakan kekecewaannya atas sikap reaksioner PBB terhadap kejahatan rezim Israel di Jalur Gaza. “PBB telah gagal dalam menjalankan tugas etisnya,” kata Javad Zarif dilansir iranpress, Selasa, 19 November.

Haniyeh berterima kasih kepada diplomat top Iran karena menyatakan dukungan Iran kepada perlawanan Palestina.

Zarif juga menelepon Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam di Palestina, Ziad al-Nakhalah dan mengutuk serangan udara Israel pekan lalu yang membunuh 34 warga Palestina dan melukai 100 warga sipil.

Dia memberi selamat kepada rakyat Palestina dan gerakan perlawanan, karena memaksakan gencatan senjata pada rezim Israel.

Sementara, seorang penasihat senior Presiden Otoritas Palestina mengatakan, rezim Israel melakukan pembantaian warga Palestina secara sengaja di rumah mereka.

Nabil Sha’ath mengatakan bahwa rezim Israel yang merupakan ahli pembunuhan, terus membunuh orang di seluruh dunia.

Penasihat senior Palestina itu menekankan bahwa rezim Israel belum diadili di pengadilan mana pun, karena membunuh warga Palestina. Sementara Dewan Keamanan PBB hanya mengeluarkan resolusi belaka dan tidak pernah menghukum rezim melalui sanksi apa pun.

Nabil Sha’ath merujuk pada dukungan militer AS untuk rezim Israel dan mengatakan bahwa AS, khususnya Donald Trump, melakukan yang terbaik untuk mempersenjatai rezim dan mendorong perdana menteri Israel untuk terus membunuh warga Palestina.

Rezim Israel melancarkan serangan di Jalur Gaza, di mana 32 warga Palestina telah mati syahid dan 100 lainnya terluka.

Baha Abul Ata, anggota senior Brigade Quds, cabang militer Gerakan Jihad Islam Palestina, termasuk di antara warga Palestina yang terbunuh. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...