Legislator Usul TPP ASN Makassar Ditunda, Ini Alasannya

Selasa, 19 November 2019 10:03

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Banggar DPRD Kota Makassar meminta Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi ASN ditunda. Sebaiknya dialokasikan ke pembayaran iuran BPJS Kesehatan.

Anggota Banggar DPRD Kota Makassar, Mario David menilai, persoalan BPJS Kesehatan lebih penting dibanding TPP. Apalagi, saat ini ada 100.683 pengguna BPJS Kesehatan mandiri yang tidak mampu membayar iuran.

“Ini uang rakyat, bukan uang ASN. Ketika tidak bayar, dia tidak bisa pakai ke rumah sakit. Nah, uang ini sebaiknya ke sini (BPJS),” tegas Mario, Senin, 18 November dalam rapat KUA dan PPAS APBD 2020 yang dilaksanakan di DPRD Makassar.

Menurutnya, pemberian TPP bagi ASN tidak diwajibkan. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga hanya memberikan rekomendasi terkait penerapan TPP tersebut. Tak ada masalah ketika tidak diterapkan.

“Mungkin BPK menyarankan seperti itu karena banyak kebocoran. Tapi kalau mengorbankan yang lainnya kan repot,” ucap anggota Komisi B DPRD Makassar itu.

Akan tetapi, kata dia, data warga yang tidak mampu membayar iuran BPJS mesti diklarifikasi. Dinas Sosial Kota Makassar mesti melakukan verifikasi jumlah sesungguhnya.

Bagikan berita ini:
1
4
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar