Via Telekonferensi, Imam Shamsi Ali Saksikan Putranya Khatam Qur’an

0 Komentar

Via Telekonferensi

FAJAR.CO.ID,GOWA- Peserta Karantina Tahfizh Nasional (KTN) Darul Istiqamah dari New York, Amerika Serikat, Shakeel Abid Ali menyetorkan lembar terakhir dari hafalan 30 juz di hadapan Pimpinan Pusat Pesantren Darul Istiqamah KH. M. Arif Marzuki dan para pembina Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah di Wisma Istiqamah, Taeng, Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Acara khataman putra ke-5 (lima) Imam Shamsi Ali ini dihadiri pula oleh keluarga besar dari pesantren Darul Aman Gombara dan keluarganya dari Kajang, Bulukumba.

Semua turut larut dan terharu mengikuti acara khataman dan pembacaaan doa dari Shakeel A. Ali

Ustaz M. Arif Marzuki mengapresiasi program Karantina Tahfizh ini, dan menasehatkan pada seluruh peserta angkatan 8 (delapan) ini untuk terus berjuang sampai menjadi penghafal Alquran.

“Jangan lupa pentingnya muraja’ah hafalan atau mengulang-ulang selama hayat di kandung badan dan tentu eajib menampilkan akhlak mulia sebagai penghafal Alquran di manapun berada,” bebernya.

Imam Shamsi yang turut mengikuti acara ini via teleconference (telekonferensi) dari Amerika sangat terharu dan bahagia. Ia menyampaikan sambutan ucapan terima kasih atas semua perhatian para pembina KTN Darul Istiqamah hingga mengantarkan putranya, Shakeel menjadi hafiz.

“Terima kasih, telah mengantarkan ananda Shakeel menjadi hafizh, alhamdulillah,” sebutnya.

Dengan khataman Shakeel yang baru berusia 10 tahun ini berarti bertambah lagi jumlah penghafal Al Qur’an dari Karantina Tahfizh Nasional Darul Istiqamah. Adapun acara wisuda hafizh yang kedelapan ini akan digelar pada hari Sabtu, 23 November nanti di Ballroom Hotel Novotel Makassar.(fik).

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...