Jajanan Tradisional untuk Cegah Gizi Buruk

0 Komentar

Bolu cukke

FAJAR.CO.ID — Jajanan lokal atau jajanan tradisional adalah makanan yang diterima secara budaya serta merupakan segala jenis makanan yang terbuat dari sumber pangan lokal. Jajanan lokal ini terdiri dari berbagai macam kue yang pada awalnya menjadi ciri khas dari suatu daerah.

Dosen Poltekkes Kemenkes Makassar, Manjilala bersama Ekariskawati dan Agustian Ipa melakukan penelitian terkait daya terima bolu cukke substitusi tepung kulit pisang kepok dan tepung tempe pada balita gizi kurang.

Bolu Cukke adalah salah satu kue tradisional masyarakat Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan. Bolu cukke terbuat dari tepung terigu dan gula merah sehingga dapat dikategorikan sebagai jajanan tinggi kalori. Karena kue ini tinggi kalori, maka dapat dimanfaatkan sebagai jajanan sehat balita gizi kurang.

Adapun pisang, kaya akan berbagai manfaat seperti serat, vitamin, dan mineral. Selain pisang, produk lokal yang juga banyak dijumpai yaitu tempe. Tempe merupakan salah satu produk pangan hasil fermentasi kedelai yang banyak dikonsumsi penduduk Indonesia sebagai lauk karena harganya yang relatif murah dan sebagai sumber protein.

Kandungan protein pada tempe hampir menyamai kandungan protein produk hewani. Selain itu, tempe juga memiliki khasiat hipokolesterolemik, antidiare, antioksidan, dan antitrombotik sehingga dapat digolongkan sebagai pangan fungsional.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana daya terima dan analisis kandungan zat gizi protein dan serat pada bolu cukke Substitusi tepung kulit pisang kepok dan tepung tempe.

“Hasil uji comstock dari 30 balita yang diberikan bolu cukke substitusi tepung pisang kepok dan tempe dengan konsentrasi 10 persen, sebanyak 20 balita 67 persen yang mengabiskan bolu cukke tersebut,” ungkapnya. (ind/dni)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...