Milad ke-107, Hidayat Nur Wahid Ingatkan Jasa Pemimpin Muhammadiyah Kawal NKRI

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat memberikan Sosialisasi Empat Pilar di hadapan civitas akademika Universitas Muhammadiyah Jakarta di Auditorium Fakultas Ilmu Pendidikan UMJ, Selasa (19/11). Foto: Humas MPR RI

Ikut hadir pada acara tersebut, anggota Fraksi PKS MPR RI Dr. Mardani Ali Sera, Wakil Rektor UMJ Bidang Kemahasiswaan Dr. Misriandi serta Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan Dr. Iswan.

Selain pimpinan Muhammadiyah yang memang menguasai ilmu agama, menurut Hidayat ulama-ulama di luar Muhammadiyah juga sangat banyak yang ikut memberi kontribusi terhadap tegaknya NKRI. Sebut saja KH. Hasyim Asy’ari, ulama NU yang mencetuskan resolusi jihad sehingga muncul perlawanan 10 Oktober serta Muhamad Natsir, tokoh Islam yang dikenal dengan Mosi Integral. Natsir berusaha menyampaikan gagasan menolak RIS kepada Mohammad Hatta.

RIS sebelumnya dikukuhkan Belanda melalui Konferensi Meja Bundar di Den Haag pada 1949 dan memecah Indonesia menjadi 16 negara bagian. Usaha Mohamad Natsir akhirnya diterima oleh Soekarno kemudian Indonesia kembali menjadi NKRI.

Melihat perjalanan sejarah tersebut, menurut Hidayat dikotomi antara Islam dan Indonesia tak perlu dipersoalkan. Karena sejak awal, umat Islam sudah ikut berjuang demi tegaknya bangsa Indonesia.

“Saya tidak habis pikir, masih ada orang yang takut terhadap Islam. Mana mungkin orang yang dulu berjuang dan berkorban demi bangsanya, kini membuat kerusakan. Maka kita harus mempelajari sejarah, untuk bisa melihat persoalan ini secara lebih jelas,” kata Hidayat menambahkan. (jpnn/fajar)

loading...

Komentar

Loading...