Ribuan Pegawai Kehilangan Jabatan, Eselon III dan IV Bakal Ditiadakan

0 Komentar

Ribuan pegawai bakal kehilangan jabatan setelah eselon III dan IV ditiadakan.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Perampingan birokrasi makin kencang gaungnya. Ribuan pegawai bakal kehilangan jabatan setelah eselon III dan IV ditiadakan.

Khusus lingkup Pemprov Sulsel saja, berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, jumlah pejabat eselon III dan IV sebanyak 1700 orang. Sementara di Kota Makassar, ada 1.550 orang yang saat ini memegang jabatan eselon III dan IV.

Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi Tjahjo Kumolo telah meneken Surat Edaran Nomor 393 tahun 2019. Surat edaran itu mengenai langkah strategis dan konkret penyederhanaan birokrasi.

Kesembilan langkah itu antara lain dimulai dengan mengintensifkan unit kerja eselon III, IV dan V yang dapat disederhanakan. Jabatan strukturalnya dijanjikan akan dialihkan ke posisi baru fungsional yang dianggap setara.

Sekprov Sulsel, Abdul Hayat Gani mengakui sudah ada surat edaran MenPAN tentang langkah strategis penyederhanaan birokrasi. Namun, dia menilai rencana perampingan ini masih cukup panjang prosesnya.

“Tidak gampang. Harus dikaji baik dan penuh kehati-hatian,” ungkapnya kepada FAJAR, Selasa, 19 November.

Hayat mengaku lebih memilih menunggu revisi Undang-undang (UU) Aparatur Sipil Negara (ASN). Surat edaran mesti punya relevansi dengan aturan tertinggi yakni UU No 5 tahun 2014. UU ASN masih mengelompokkan ASN ke dalam tiga kelompok. Seperti jabatan administrasi (aturan eselon), jabatan fungsional, dan jabatan pimpinan tinggi.

“Bijaknya memang mestinya menunggu revisi UU. Aturan ini lebih tinggi daripada surat edaran menteri,” jelasnya.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, jika Pemerintah Pusat menginstruksikan penyederhanaan pejabat eselon itu, Pemprov Sulsel akan mengikuti keputusan tersebut. Senada dengan presiden, Nurdin menilai apapun kebijakan yang ditelurkan, jika muaranya untuk kebaikan, akan dilakukan.

“Pak Jokowi itu selalu mau simpel. Selama ini dinilai terlalu banyak pejabat eselon. Beliau mau supaya prosesnya diperpendek. Kalau dilaksanakan oleh pusat maka provinsi akan mengikuti. Itukan untuk simpelkan organisasi agar lebih efisien dan efektif,” ungkapnya.

Namun, lanjut gubernur, rencana tersebut tentu tidak serta merta dijalankan. Butuh kajian dan analisis terlebih dahulu. Tentu akan evaluasi dan diteliti jabatan eselon III dan IV yang strategis dan masih dibutuhkan untuk membantu kerja-kerja pejabat eselon II dan I.

Selanjutnya, jabatan eselon III dan IV yang dinilai tidak terlalu efektif untuk dipertahankan, bakal dihapus. Pejabat yang bersangkutan akan dialihkan menjadi pejabat fungsional.

“Itu akan lebih menguntungkan bagi mereka karena masa kerjanya akan semakin panjang. Kalau di struktur usia 56 sudah pensiun. Tapi di fungsional bertambah sampai enam tahun. Tunjangannya juga tetap ada yakni tunjangan fungsional,” ungkap Nurdin.

Dia mengemukakan, jika ada instruksi untuk melakukan pemangkasan pejabat, pihaknya tentu akan siap menindaklanjuti. “Tapi kan sampai sekarang belum ada itu. Kami hanya menunggu instruksi,” jelasnya.

Tunggu Juknis

Kepala Bidang Pengadaan dan Kepegawaian Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Kadir Masri mengatakan, sampai sejauh ini rencana pemangkasan jabatan eselon III dan IV belum ada petunjuk teknis yang dapat menjadi acuan.

”Terkait pemangkasan eselon, masih kami pelajari. Kalau info secara umum sudah didengar, cuman kan ini juga harus ada dari pusat yang memberikan petunjuk,” ungkap Kadir.

Kadir mengungkapkan, di lingkup Pemkot Makassar saat ini, jumlah pegawai mulai eselon II.a hingga IV.b mencapai 1.583 pegawai.

Dari jumlah tersebut, pegawai eselon III a sebanyak 64 orang, III b sebanyak 133 orang. Selanjutnya IV a sebanyak 783 orang dan IV b sebanyak 571 orang.

”Jadi berdasarkan data tersebut total jumlah pegawai eselon III dan IV mencapai 1.551 orang” bebernya. (*)

REPORTER: TAUFIK HASYIM-MUHCLIS
EDITOR: HARIFUDDIN

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...