Asbisindo-BMI Kolaborasi Kuatkan SDM Perbankan Syariah

0 Komentar

Asbisindo-BMI Kolaborasi Kuatkan SDM Perbankan Syariah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR- Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) Sulsel  dengan Bissines and Management Institute (BMI) telah melakukan MoU untuk menguatkan SDM perbankan syariah, di lantai 19 gdung Graha Pena, Kamis, (21/11/19).

Ketua Asbisindo Sulsel, Hidayat Tri Wahyudi mengatakan BMI adalah lembaga pendidikan. Sedangkan perbankan itu butuh menyelenggarakan pendidikan. “Jadi lewat kerja sama ini, kita harap BMI bisa memenuhi kebutuhan kami,” katanya.

Dia mengaku, kerja sama ini sangat potensial. Alasannya,  perbankan itu wajib selalu meningkatkan kapasitas pegawainnya.

Hanya masalahnya, untuk mengikuti pelatihan harus ke Jakarta. Sehingga harus ada biaya transport dan hotel.

Sehingga dengan kerja sama BMI, pelatihan bisa dilakukan di Makassar dengan biaya efesien. “Namun kualitas sama,” kata pria yang juga Kepala Cabang BNI Syariah ini kepada FAJAR, usai melakukan MoU.

Pengajarnya pun, bisa dengan memakai dari pihak perbankan sendiri yang sudah paham perbankan syariah. “Kita ini perbankan kan sibuk untuk buat kegiatan. Jadi BMI ini kita harap jadi penyelenggara,” katanya.

Cara ini juga kata dia diharpan agar bank syariah kian berkembang dan diminati masyarakat Sulsel. Saat ini pertumbuhan bagus, namun masih sangat jauh berbeda dengan bank konvesional.

Walaupun kata dia, pemerintah harus berperan langsung jika ingin mengembangkan bank syariah di Sulsel. Jika hanya Asbisindo maka pertumbuhannya diuakini akan berjalan lambat.

Pasalnya masyarakat sudah terbiasa menggunakan bank konvensional. Misalnya dengan ajakan kepada elemen masyarakat untuk menghunakan bank syariah.

Namun, Asbisindo diakui tidak diam. Seperti kerja sama BMI diharapkan pelatihan yang dilakukan melahirkan murid yang unggul sehingga juga menyebarkan informasi yang baik tentang bank syariah.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pendidikan FAJAR Ujung Pandang yang membawahi BMI, Muh Ridwan Arief mengatakan, BMI didirikan memang didesain untuk meningkatkan profesionalisme dikalangan eksekutif.

Melalui kegiatan-kegiatan, seperti training dan workhshop. Namun tahun ini ditransformasi dengan melakukan perubahan dengan melakukan sistem kolaborasi.

Khususnya perusahaan yang butuh kegiatan namun tidak bisa menyelengarakan sendiri. Sehingga BMI masuk menfasilitasi dengan kelebihan-kelebihannya.

Hadirnya BMI diharapkan bisa mengembangkan kapsitas SDM karyawan perbankan syariah. Termasuk berkelabirasi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menggunakan bank syariah.

Dia melanjutkan, dalam waktu kedepan kegiatan akan dimulai dengan menggelar pendidikan dasar bank syariah. “Karena semua pengelola bank syariah itu wajib memiliki sertifikat pendidikan dasar,” katanya. (mum) 

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...