Israel Serang Militer Iran dan Suriah, 2 Warga Sipil Tewas

Paramedis di sebuah rumah sakit di Damaskus merawat yang terluka setelah serangan rudal Israel [SANA via AP]

FAJAR.CO.ID, SURIAH– Setidaknya dua warga sipil tewas dan beberapa lainnya cedera dalam serangan udara Israel di pinggiran ibu kota, Damaskus, Rabu malam.

Israel mengatakan militernya telah menyerang target militer Iran dan Suriah di wilayah Suriah. Dia berdalih, aksi itu sebagai tindakan pembalasan atas serangan roket yang ditembakkan ke Israel sehari sebelumnya.

Menurut kantor berita SANA, sebuah rumah di Kota Sasa, barat daya Damaskus, terkena serangan rudal pada hari Rabu pagi, mengakibatkan bangunan hancur dan menewaskan dua warga sipil.

Setidaknya tiga orang lainnya menderita luka-luka pecahan bom dan sedang dirawat di rumah sakit di dekatnya, kata SANA, yang juga mengutip sumber militer yang mengatakan bahwa pertahanan udara Suriah mampu menghancurkan sebagian besar rudal yang ditembakkan ke Damaskus sebelum mereka mencapai target.

Sebelumnya, juru bicara militer Israel Letnan Kolonel Avichay Adraee mengatakan, jet tempur telah mengenai beberapa sasaran milik Pasukan elit Quds, cabang luar negeri dari Pengawal Revolusi Iran (IRGC) – dan tentara Suriah, termasuk rudal permukaan ke udara, gudang senjata, dan pangkalan militer.

Militer Israel mengatakan sistem pertahanan misilnya telah menembak jatuh empat roket dari Suriah ke Israel pada Selasa dan memperingatkan akan terus “beroperasi dengan kuat dan selama diperlukan” terhadap kehadiran Iran di Suriah.

Kecaman Rusia

Israel mengatakan telah melakukan ratusan serangan di Suriah untuk menghentikan apa yang digambarkannya sebagai pengiriman persenjataan canggih ke Hizbullah yang didukung Iran, yang para pejuangnya hadir di Libanon selatan.

Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari Beirut, mengatakan jarang bagi Israel menargetkan militer Suriah.

“Selama bertahun-tahun, mereka benar-benar memfokuskan serangan udara pada kelompok sekutu Iran di wilayah Suriah,” kata Khodr seperti dilansir aljazeera, Kamis, 21 November.

“Jelas, pesan dari Israel: Kami menahan Anda, pemerintah Suriah, yang bertanggung jawab atas setiap serangan yang berasal dari wilayah Suriah,” tambahnya.

Teheran, bersama dengan Moskow, salah satu pendukung utama Presiden Suriah Bashar al-Assad. Hingga saat ini, belum ada tanggapan Iran tetapi Rusia mengutuk tindakan militer Israel, mengatakan mereka melanggar hukum internasional.

Menyebut serangan udara itu langkah yang salah, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Mikhail Bogdanov mengatakan Moskow telah menghubungi sekutu-sekutunya tentang insiden itu. (fajar)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Hamsah Umar

Comment

Loading...